Sabtu, 1 Muharram 1436 / 25 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Polisi Selidiki Video Mesum Mirip Anggota DPR

Kamis, 26 April 2012, 12:30 WIB
Komentar : 1
video mesum/ilustrasi
video mesum/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Penyidik Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menyelidiki peredaran rekaman video asusila yang diduga diperankan mirip salah satu anggota DPR RI. "Kita tetap melakukan penyelidikan, namun baru tahap awal," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Kamis (26/4).

Rikwanto mengatakan penyidik Polda Metro Jaya akan pro-aktif menelusuri peredaran video asusila mirip anggota dewan perwakilan rakyat tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, menuturkan seharusnya rekaman video asusila tidak beredar di tengah masyarakat.

Hingga saat ini, Polda Metro Jaya belum menerima laporan dari pihak yang dirugikan maupun masyarakat umum. "Belum ada saksi yang diperiksa, karena masih tahap awal," ujar Rikwanto.

Rikwanto menyebutkan petugas Polda Metro Jaya akan menelusuri pelaku yang mengunduh video tidak bermoral tersebut. Termasuk mendalami siapa pelaku yang terlibat dalam adegan video hubungan intim tersebut. "Apakah video itu sebagai dokumentasi pribadi atau untuk kepentingan pelaku yang mengunduh? Kita akan dalami," ungkap Rikwanto.

Jika terbukti terlibat peredaran video seksual, pelaku dapat dijerat Pasal 4 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun, Pasal 282 tentang Kesusilaan dan Pasal 27 ayat (1), UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

 

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : Antara
Rasulullah SAW bersabda:"Barangsiapa yang berwudhu lalu menyempurnakannya, lunturlah dosa-dosanya hingga keluar dari bawah kuku-kukunya."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Era Konversi Digital Ancam 'Layar Tancap'
ILLINOIS -- Pada akhir 2013 mayoritas studio film AS telah berhenti mendistribusikan film seluloid dalam format 35 milimeter, membuat berbagai bioskop independen semakin...