Minggu, 2 Muharram 1436 / 26 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Wapres Boediono Kunjungi Wilayah Gempa Jumat Esok

Kamis, 12 April 2012, 15:03 WIB
Komentar : 1
Saptono/Antara
Wapres Boediono
Wapres Boediono

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden, Boediono direncanakan bakal bertolak ke Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Jumat (13/4) esok, pascagempa bumi yang melanda provinsi paling barat Indonesia tersebut. Kunjungan Wapres tersebut untuk menggantikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang direkomendasikan BNPB belum perlu terjun langsung mengunjungi wilayah gempa.

“Direncanakan, besok (Jumat) pagi bapak Wapres akan mengunjungi Banda Aceh,” ungkap Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha di Istana Presiden, Kamis (12/4).

Julian mengatakan, Presiden SBY mendelegasikan tugas tersebut kepada Wapres Boediono untuk memastikan situasi di Aceh bisa berjalan normal secepat mungkin. Julian menjelaskan, berdasarkan laporan Kepala BNPB, sejauh ini situasi di Aceh sudah bisa dikendalikan. “Rekomendasi dari Kepala BNPB, Bapak Presiden belum perlu datang ke sana,” katanya.

Sampai saat ini, beberapa infrastruktur dilaporkan rusak. Seperti jembatan yang rubuh di Meulaboh. Untuk itu, Julian menjelaskan, pemerintah sedang berupaya untuk mengkaji, mengevaluasi, dan rekonstruksi akibat gempa yang terjadi Rabu (11/4) kemarin.

“Nanti akan kita lihat karena sekarang masih dalam proses untuk verifikasi atau menilai sejauh mana infrastruktur yang rusak dan harus diperbaiki,” katanya.

Dijelaskannya, yang telah dilakukan sekarang adalah berupaya mengevakuasi masyarakat di sekitar yang kemungkinan bisa terdampak jika ada gempa susulan. “Karena itu, akan dibuat beberapa titik pengungsian di sana,” katanya.

Ke depannya, bakal dirumuskan bagaimana mengupayakan tempat pengungsian yang semi permanen atau permanen yang bisa memberikan rasa aman atau tempat penampungan yang lebih cepat.

Reporter : Esthi Maharani
Redaktur : Karta Raharja Ucu
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Doyan Minum Soda Tampak Lebih Tua?
SAN FRANSISCO -- Sebuah studi menemukan minuman bersoda dapat membuat sel-sel tertentu dalam tubuh menua lebih cepat. Peneliti University of California, San Fransisco menyimpulkan...