Senin, 2 Safar 1436 / 24 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Menkopolhukam: Pengerahan TNI tak Perlu Izin DPR

Senin, 26 Maret 2012, 18:58 WIB
Komentar : 0
Antara/Siswowidodo
Menkopolhukam Djoko Suyanto.
Menkopolhukam Djoko Suyanto.

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menkopolkam, Djoko Suyanto menegaskan pengerahan TNI tak harus izin ke DPR. Perizinan hanya diajukan jika negara akan berperang. “Ada yang namanya operasi militer selain perang,” katanya, Senin (26/3).

Bentuk operasi militer yang dimaksud misalnya bencana alam, anti terror, dan membantu dalam menjaga keamanan negara. “Itu ada di UUD, UU, dan PP,” katanya. Artinya, TNI bisa dipakai untuk membantu aparat lain menjaga keamanan negara, termasuk untuk membantu aksi demonstrasi yang akan dilakukan besok.

Tetapi, ia menekankan TNI belum diturunkan dan belum digunakan. Kalaupun ada, sifatnya hanya untuk memantau dan bersiap jangan sampai terjadi tindakan anarkis seperti blockade jalan tol beberapa waktu lalu. Waktu itu, lanjutnya, dia mendapatkan banyak protes karena TNI tidak dikerahkan untuk menghalau aksi blokade jalan tol oleh buruh.

Maka, Djoko menilai TNI tetap diperlukan tetapi sifatnya hanya memantau dan berjaga. Jangan sampai TNI berada jauh dari lokasi yang dibutuhkan ketika terjadi aksi anarkis masyarakat.

Tetapi, ia tetap menekankan TNI sampai saat ini belum terlibat. “TNI belum terlibat, penanganan demo masih ditangani oleh Polri, TNI hanya dikerahkan bila dalam krisis dan bila dibutuhkan,” katanya.

Reporter : Esthi Maharani
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)((QS ar-Rum: 41))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Keren, Ada Aplikasi untuk Mengatur Usaha Kecil Anda
NEW YORK -- Baru-baru ini, jaringan kedai kopi Starbucks mengklaim unggul dalam pembayaran lewat aplikasi ponsel dengan 7 juta transaksi seminggu. Tetapi UKM...