Sabtu, 1 Muharram 1436 / 25 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Indonesia Targetkan Kirim 10 Ribu Pasukan Perdamaian PBB

Selasa, 20 Maret 2012, 23:46 WIB
Komentar : 1

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR – Indonesia bertekad terus berperan dalam misi perdamaian PBB. Caranya dengan mengirimkan pasukan perdamaian PBB.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertekad mengirimkan 10 ribu pasukan perdamaian PBB dan menjadi salah satu negara yang ikut berkontribusi.

"Kami memiliki tujuan yang lebih tinggi. Kita ingin menjadi salah satu dari 10 negara dunia yang berkontribusi besar dalam misi perdamaian PBB dengan mengirimkan pasukan mencapai 10.000 personil," katanya saat mendampingi Sekjen PBB, Ban Ki Moon di Sentul, Bogor, Selasa (20/3).

Saat ini, Indonesia menempati peringkat 16 negara penyumbang pasukan perdamaian PBB. Jumlah personil yang telah dikirimkan ke sejumlah negara sebanyak 1.900 orang. Indonesia terlibat aktif di tujuh misi perdamaian PBB yang tersebar di beberapa negara, yakni Lebanon, Sudan, Congo, Liberia, Nepal, dan Haiti.

Karena itu pula, keseriusan Indonesia diwujudkan dengan membangun Indonesia Peacekeeping Security Center (IPSC) di bukit Merah Putih, Sentul, Bogor yang diresmikan Presiden SBY pada Desember tahun lalu. Kompleks seluas 260 hektar ini menjadi pusat pelatihan mempersiapkan pasukan untuk ikut misi perdamaian.

Dengan dibangunnya IPSC, mampu membekali setiap personil dalam menjalani kompleknya dalam misi perdamaian. "Tetapi, jumlah personil yang sekarang ada masih tidak cukup karena untuk situasi untuk menciptakan perdamaian jauh lebih kompleks,” kata SBY.

Menurutnya, untuk bisa bertugas, para pasukan perdamaian harus dibina dan diberikan pendidikan. Termasuk pengetahuan mengenai negara tujuan baik budaya hingga bahasanya.


Reporter : Esthi Maharani
Redaktur : Chairul Akhmad
Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah(HR. Tirmidzi)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Hampir Sama dengan Sistem Pesawat, Pengemudi Truk Ini Bisa 'Selonjoran'
WASHINGTON DC -- Truk biasanya digunakan untuk mengantar barang jarak jauh. Kelelahan selalu menjadi kendala dari pengemudi truk. Akan hal itu Mercedes-Benz menciptakan...