Minggu, 29 Safar 1436 / 21 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ironis, Gaji Guru Honorer Masih di Bawah UMP

Sabtu, 10 Maret 2012, 20:20 WIB
Komentar : 0
detik.com
Demo guru-guru honorer depan Istana Presiden beberapa waktu lalu
Demo guru-guru honorer depan Istana Presiden beberapa waktu lalu

REPUBLIKA.CO.ID,  GORONTALO -- Gaji para guru honor di Provinsi Gorontalo hingga saat ini masih jauh di bawah upah minimum provinsi (UMP). Hal tersebut diakui Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, aat memaparkan kebijakan pemprov terkait pendidikan di hadapan ribuan guru honor, Sabtu.

"UMP Gorontalo 835 ribu rupiah, sementara guru honor ada yang hanya digaji 100 ribu rupiah," ujarnya. Kondisi itu menyebabkan kesejahteraan guru honor belum kunjung membaik, karena gaji minim tak mampu memenuhi kebutuhan hidup.

Permasalahan lainnya, kata dia, banyak tenaga guru honor yang belum diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Kedua masalah itu belum sejalan padahal pemerintah berkeinginan meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pendidikan dan kesehatan yang berkualitas.

Untuk itu Pemprov Gorontalo memberi perhatian khusus pada pendidikan dan kesehatan sebagai dua dari empat program utama. "Kami masih akan membahas teknisnya apakah pemrov memberi subsidi ke pemerintah kabupaten kota atau ada kebijakan lain yang lebih strategis," tambahnya.

Selain peningkatan honor guru, pemrov bakal memprioritaskan pengangkatan guru honorer menjadi CPNS, jika moratorium pengangkatan pegawai negeri, dicabut. "Kewenangan pengangkatan guru memeng sepenuhnya ada di kabupaten kota, namun Gubernur Gorontalo akan menyurat ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara agar guru dan tenaga kesehatan dapat diprioritaskan," ungkapnya

Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : antara
Hati orang yang sudah tua dapat menjadi lupa akan usianya bila ia terlalu mencintai hidup dan harta bendanya(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Upaya Pembunuhan Kim Jong Un, Film Ini Batal Putar
WASHINGTON DC -- Sony Pictures diperkirakan rugi sekitar 100 juta dolar karena batalnya pemutaran film "The Interview" akibat ancaman serangan ke bioskop-bioskop yang...