Rabu, 23 Jumadil Akhir 1435 / 23 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Tolak Penindasan Israel, Mer-C Ikuti Aksi 'Global March to Jerusalem'

Senin, 05 Maret 2012, 11:58 WIB
Komentar : 0
facebook
Mer-C
Mer-C

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR---Untuk memperjuangkan kebebasan Palestina, organisasi kesehatan "Medical Emergency Rescue Committee" (MER-C) Indonesia menyatakan berpartisipasi dalam kampanye "Global March to Jerusalem" (GMJ). ''Ini merupakan aksi rakyat sipil dunia yang akan mengampanyekan pembebasan Yerusalem dari penindasan Israel," kata anggota Presidium MER-C Indonesia, dr Joserizal Jurnalis, Sp.BO, Senin (5/3).

Rencananya, GMJ akan diikuti satu juta orang dari lima benua dan 66 negara. Peserta GMJ berasal dari berbagai latar belakang, baik agama, bangsa dan bahasa. GMJ akan dilaksanakan pada 30 Maret di Yordania.

Taher Lulu, mewakili masyarakat Palestina, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada rakyat dan pemerintah Indonesia yang tidak henti membantu Palestina. "Dukungan itu bukan saja membantu bangsa Palestina, tapi juga menambah semangat untuk terus berjuang dan memberikan perlawanan pada Israel," katanya.

Sedangkan Wakil Ketua MPR Hajriyanto Y Thohari menyatakan bahwa bantuan Indonesia ke Palestina merupakan amanat konstitusi. "Karena itu bantuan Indonesia ke Palestina merupakan sesuatu yang wajar dan perlu ditingkatkan," katanya.
Apalagi, kata dia, Indonesia mengakui dan mendukung adanya kemerdekaan bagi bangsa-bangsa di dunia.


Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : antara
Pulanglah pada istrimu, bila engkau tergoda seorang wanita (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar