Friday, 7 Muharram 1436 / 31 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Besok, KH Abdullah Faqih Dimakamkan

Wednesday, 29 February 2012, 21:07 WIB
Komentar : 2
wordpress
, KH Abdullah Faqih Langitan
, KH Abdullah Faqih Langitan

REPUBLIKA.CO.ID, TUBAN - Jenazah KH Abdullah Faqih direncanakan akan dimakamkan besok siang (1/3) di lingkungan komplek Pesantren Langitan, Tuban, Jawa Timur.

"Rencananya akan dimakamkan besok (Kamis, 1/3) setelah Dzuhur," kata Ahmad, salah satu pengurus pesantren saat dihubungi Republika.

Ahmad menjelaskan, pimpinan Ponpes Langitan itu meninggal pada pukul 18.30 di kediamannya. Namun ia belum bisa memberikan keterangan secara detail terkait wafatnya almarhum.

Menurut penjelasan Ahmad, saat ini ratusan santri tengah berkumpul di rumah kediaman almarhum untuk membacakan doa kepada kiai yang akrab disapa kiai Faqih itu. "Kami semua merasa sangat kehilangan," ungkapnya.

Seperti diketahui, KH Abdullah Faqih merupakan salah satu sosok yang menjadi guru spiritual H Abdurrahman Wahid.

Reporter : Satria Kartika Yudha
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya ketika saling berjumpa di hari Ied mereka mengucapkan: Taqabbalallahu Minna Wa Minka (Semoga Allah menerima amal ibadah saya dan amal ibadah Anda)(HR Imam Ahmad dalam Al Mughni (3/294))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Presiden Rwanda Apresiasi Demokrasi Indonesia
JAKARTA -- Presiden Rwanda, Paul Kagame mengunjungi ketua Dewan Perwakilan Daerah RI, Irman Gusman, di Komplek Parlemen Senayan, Jumat (31/10). Dalam kesematan tersebut Paul...