Goodwill: FPI Juga Berjasa Bagi Bangsa Ini

Minggu, 26 Pebruari 2012, 00:32 WIB
Antara/M Agung Rajasa
Goodwill: FPI Juga Berjasa Bagi Bangsa Ini
Massa FPI saat berunjuk rasa di depan Istana Negara.

REPUBLIKA.CO.ID,  PALEMBANG -- Wakil Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Goodwill Zubir mengingatkan media massa semestinya seimbang dalam memberitakan Front Pembela Islam (FPI), terkait penolakan masyarakat Kalimantan Tengah terhadap kedatangan aktivis ormas itu.

Seusai peresmian auditorium Muhammadiyah Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu, Goodwill pun mengatakan media massa jangan hanya melihat sisi negatif dari FPI, tetapi juga harus dilihat jasa-jasa yang sudah dilakukan FPI terhadap bangsa ini.

"Banyak kebaikan yang tidak terangkat dari FPI, seperti dakwah terhadap penentangan peredaran minuman keras, penghentian praktik pelacuran, dan perjudian. Ini merupakan hal baik yang tidak pernah terpublikasikan," kata Goodwill.

Selain itu, Goodwill melihat saat ini opini masyarakat sudah dibentuk oleh media massa terhadap FPI. Menurut dia, kejelekan FPI sudah tertanam di benak masyarakat bahwa FPI itu sudah identik dengan kekerasan.

"Kalau permasalahan kekerasan yang dilakukan oleh FPI, kita memang tidak sepakat karena Islam tidak mengajarkan kekerasan. Tetapi FPI tidak bisa dipisahkan dari Islam kerena mereka memeluk agama Islam," katanya.

Goodwill menyarankan kepada pemerintah sebaiknya tidak langsung memberi vonis kepada FPI, tetapi semua pihak terkait harus diajak untuk duduk bersama membicarakan masalah ini.

"Jika perlu semua ormas Islam dikumpulkan untuk membahas masalah FPI," kata dia. Lebih lanjut Goodwill berharap agar publik jangan memvonis Islam yang melakukan kekerasan selama ini tetapi merupakan ulah oknum saja.

Redaktur: Heri Ruslan
Sumber: antara
Wajib membayar dam bagi orang yang bertamattu. Jika denda tersebut tidak dibayarkan, maka ia wajib berpuasa selama tiga hari ketika masih dalam ibadah haji dan tujuh hari ketika ia sudah kembali ke negerinya. (HR Muslim)
iqbal nurdin, Selasa, 3 April 2012, 10:55

yang menghendaki fpi bubar, orang yang ngerti islam, dalam islam da'wah memang harus lembut tapi kalau yang namanya amar ma'ruf nahi munkar ya harus tegas! maju terus fpi!!! masih banyak yang mendukung.

Balas
m broto subagio, Minggu, 11 Maret 2012, 22:53

Media lebih menonjolkan sisi negatif FPI sedangkan alasan FPI anarki dianggap urusan FPI yg hrs d pertanggungjwbkan FPI. Padahal FPI hanyalah akibat dari sebab.

Balas
purnanma, Minggu, 11 Maret 2012, 20:15

yg menolak fpi bubar sungguh orang gk faham .akan makna amar ma'ruf nahi munkar..padahal dlm islam perlu ketegasan.....hidup fpi.mmi jg hti

Balas
Cecep, Sabtu, 10 Maret 2012, 06:11

Terus berjuang istiqomah slalu...amar ma'ruf nahi munkar harus slalu ditegakan...!!!

Balas
aji, Senin, 5 Maret 2012, 17:54

hidup FPI....hidup FPI...Hidup FPI

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...