Kamis, 6 Muharram 1436 / 30 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

JK Minta Warga Jangan Pilih Foke

Kamis, 23 Februari 2012, 20:49 WIB
Komentar : 0
Republika/Tahta Aidilla
Mantan Wakil Presiden dan Ketua PMI, Jusuf Kalla.
Mantan Wakil Presiden dan Ketua PMI, Jusuf Kalla.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan wakil presiden Jusuf Kalla (JK) mengkritik kinerja Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo alias Foke, selama memimpin Ibu Kota. Menurut JK, tidak banyak pencapaian yang bisa dilihat olehnya terkait pembangunan Jakarta selama hampir lima tahun diurus Foke.

JK menilai kenyataan itu terasa janggal, sebab saat kampanye pada 2007, Foke gembar-gembor bakal membenahi infrastruktur dan kesemrawutan transportasi Ibu Kota. Nyatanya, imbuh JK, tidak ada perbedaan Jakarta lima tahun lalu dengan sekarang, kecuali permukiman kumuh semakin banyak.

"Saya lihat Surabaya, sebagai kota besar lain tidak ada permukiman kumuh. Saya juga stres terkena macet," keluh JK dalam acara Silaturahim Tokoh Nasional di Jakarta, Kamis (23/2). Hadir juga mantan wakil presiden era Orde Baru Try Sutrisno, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AM Fatwa, calon gubernur DKI Jakarta Nono Sampono, dan pengamat politik Universitas Indonesia Iberamsjah, serta puluhan aktivis serta pemerhati Ibu Kota.

Karena itu, pihaknya berpesan agar masyarakat jangan memilih lagi orang yang merasa ahlinya. Karena terbukti Gubernur sekarang tidak membawa kebaikan dan pembangunan signifikan bagi kesejahteraan warga. Untuk Jakarta yang terbukti tidak berhasil, pihaknya menekankan agar masyarakat tidak usah memilih orang yang sama untuk kedua kalinya.

"Jakarta tidak jadi kota yang membanggakan seperti Kuala Lumpur, Singapura, maupun ibu kota negara lainnya. Ini karena 30 persen aktivitas masyarakat habis di jalan akibat kemacetan yang tambah parah," cetus JK.

Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : Dewi Mardiani
Hadis riwayat Abu Musa ra., ia berkata: Aku pernah bertanya: Wahai Rasulullah, Islam manakah yang paling utama? Rasulullah saw. bersabda: Orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Makna Sumpah Pemuda, Erick Yusuf: Ayo 'Action'
JAKARTA -- Tanggal 28 Oktober diperangati sebagai hari sumpah pemuda. Memaknai itu, Ustaz Erick Yusuf menilai pemuda Indonesia harus terus semangat dan bersatu. Erick...