Inilah Kronologi Perkelahian Maut di RS Gatot Soebroto, 3 Orang Tewas

Kamis, 23 Pebruari 2012, 11:01 WIB
www.123rf.com
Inilah Kronologi Perkelahian Maut di RS Gatot Soebroto, 3 Orang Tewas
Korban meninggal dunia (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua kelompok pemuda asal Timur terlibat perkelahian maut di halaman RSPAD Gatot Soebroto, Kamis (23/2) dini hari.

Salah satu saksi mata di lokasi kejadian, Hary, menuturkan, bentrok berawal sekitar pukul 01.30 WIB dan pukul 02.00 WIB. Diketahui, satu kelompok berjumlah 50 orang dan membawa parang yang kemudian menyerang kelompok lain yang sedang berada di Kamar rumah sakit untuk menyemayamkan salah seorang kerabatnya yang meninggal dunia.

"Kelompok yang diserang tidak bersenjata dan langsung dihajar di lokasi dekat kamar, " kata Hary kepada wartawan di lokasi.

Salah seorang penjaga Rumah Duka RSPAD, Purwanto menambahkan, kelompok penyerang membawa dua mobil dan satu Taksi. "Mereka bawa senjata. Yang di dalam tidak megang apa-apa," kata Purwanto.

Kejadian tersebut, tambah Hary, begitu cepat. Suasana gaduh sempat membuat takut masyarakat di sekitar lokasi. Begitu suasana hening, barulah ditemukan seorang pemuda tergeletak tak bernyawa di lokasi. "Satu orang tewas saat coba ditolong di RSPAD, dan dua orang terluka," ucapnya.

Berdasar informasi terakhir yang dihimpun, satu dari dua yang terluka akhirnya meninggal dunia. Dengan demikian, korban tewas menjadi tiga orang.

Redaktur: Heri Ruslan
Reporter: Abdullah Sammy
Seseorang datang kepada Nabi saw: Ibuku telah bernadzar untuk menunaikan haji, belum berhaji ia meninggal, apakah aku harus berhaji untuknya? Beliau bersabda: "Ya, berhajilah untuknya, Bayarlah pada Allah, karena Allah lebih berhak untuk ditepati.(HR Muslim)
Martin, Jumat, 24 Pebruari 2012, 17:13

Sependapat dengan usulnya kang Usul dan Kang Aming FPI mempunyai tujuan yang jelas yaitu memberantas kemaksiatan yang nota benenya sudah diketahui polisi tapi tidak ditindak

Balas
agus, Kamis, 23 Pebruari 2012, 13:57

POLRI lemapar handuk...

Balas
agus, Kamis, 23 Pebruari 2012, 13:56

kunjungan kapolda ke jhon key sepertinya POLRI lempar Handuk ..

Balas
Husein, Kamis, 23 Pebruari 2012, 13:47

Untuk membasmi preman2 secara tuntas hidupkan kembali PETRUS-PETRUS seperti dizaman orde baru.

Balas
ddddd, Kamis, 23 Pebruari 2012, 12:46

banyak preman merajalela. preman kalteng nyerang FPI pake pita merah. preman-preman di jakarta merajalela. hayo, harus bubarkan yang mana ?

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...