Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Banjir Bandang Terjang Pasaman, 8 Rumah & 1 Mushola Hanyut

Kamis, 23 Februari 2012, 08:26 WIB
Komentar : 0
Antara
Banjir bandang Sumbar yang menghancurkan infrastruktur desa dan jalan.
Banjir bandang Sumbar yang menghancurkan infrastruktur desa dan jalan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Banjir bandang menerjang dua lokasi di kabupaten Pasaman, Sumatera Barat pada Rabu (22/2) petang.

Dari laporan BPBD Pasaman, lokasi bencana ada dua titik yakni Kampung Maringgiang, Jor. Bungo Tanjuang, Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari serta Kampung Simpang 3, Marambuang Nagari Simpang, Kecamatan Simpati.

"Hingga saat ini pendataan masih terus dilakukan. Dilaporkan tidak ada korban meninggal,"papar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Kamis (23/2).

Meski begitu, kerusakan material menimpa sekitar 200 rumah penduduk. Sebanyak delapan rumah dan sebuah mushola hanyut. Infrastruktur berupa sebuah jembatan putus dan jalan Simpati Malampah juga terputus. Masyarakat, ujar Sutopo, kini mengungsi di masjid, SMPN 1 Simpati dan SD 1 Simpati.

Kepala BPBD Pasaman, Nasir menjelaskan, banjir bandang terjadi akibat hujan lebat sejak Rabu siang. Banjir setinggi lima meter itu membawa kayu gelondongan dan material debris dari bukit Rimbo Malapah.

BPBD Kabupaten Pasaman bersama Tagana, TNI, Polri, PMI, dinas-dinas terkait dan masyarakat telah berada di lokasi memberikan bantuan penanganan bencana. Kepala BNPB sudah menginstruksikan agar BPBD Sumatera Barat dan BPBD kabupaten/ kota terdekat seperti BPBD Kabupaten Pasaman Barat, BPBD Solok dan BPBD Agam segera memberikan bantuan.

Reporter : Indah wulandari
Redaktur : Ramdhan Muhaimin
Rasulullah SAW melaknat tukang pemberi suap, menerima suap, dan menjadi perantara diantaranya(HR Tirmidzi)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar