
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Para aktivis Myanmar termasuk komedian yang baru-baru ini dibebaskan dari penjara sebagai bagian dari upaya Washington untuk mendorong reformasi di negara itu disambut oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillay Clinton.
Departemen Luar Negeri menyiarkan satu foto Ny. Clinton tersenyum meregang kedua tangannya untuk menyambut Zarganar, seorang penyair, pembuat film dan pemain yang telah menjadi sumber penting perbedaan pendapat di negara yang dulu dikenal sebagai Burma itu.
Zarganar berulang kali dipenjara dan dihukum puluhan tahun setelah membantu korban Topan Nargis yang menghancurkan pada tahun 2008. Ia dibebaskan pada Oktober lalu pada saat Presiden Thein Sein berusaha untuk meringankan dekade pemerintahannya yang keras.
Clinton juga bertemu dengan Bauk Gyar, pegiat etnis minoritas dari negara bagian Kachin yang mencalonkan diri pada pemilu sela 1 April yang dicermati secara ketat, dan aktivis Khin Than Myint.
Ketiga aktivis bepergian bersama-sama ke Washington. Mereka pekan lalu membahas di Dukungan Nasional untuk Demokrasi, di mana mereka memberikan pendapat beragam mengenai apakah reformasi oleh pemerintah sipil terbatas itu signifikan.
Ny.Clinton melakukan kunjungan bersejarah ke Myanmar pada Desember sebagai bagian dari upaya pemerintahan Presiden Barack Obama untuk mendukung perubahan di negara Asia Tenggara itu, yang lama dianggap sebagai 'kelas paria' oleh Barat.