Terinspirasi Yahudi, Syafii Maarif: 'Enyahkan' Israel, Dunia Aman

Selasa, 07 Pebruari 2012, 21:54 WIB
Terinspirasi Yahudi, Syafii Maarif: 'Enyahkan' Israel, Dunia Aman
Anti Zionist

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – "Kalau dunia mau aman, maka pindahkan zionisme ke planet lain". Demikian kata-kata yang diucapkan Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif. 

Kata-kata itu diucapkannya ketika berpidato dalam peluncuran buku ‘Gilad Atzmon: Catatan Kritikal tentang Palestina dan Masa Depan Zionisme’, di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Senin (6/2) malam.

Kata-kata itu didapati Buya, sapaan akrab Syafii Maarif, setelah berkenalan dengan Gilad Atzmon melalui pesan elektronik atau email. Gilad Atzmon adalah bekas serdadu angkatan udara Israel.

Dalam perkenalan itu, Buya terinspirasi oleh perjuangan Gilad yang juga keturunan petinggi militer Israel. Gilad, kata Buya, saat ini telah keluar dari 'kegelapan', yakni menjajah rakyat Palestina. "Ia (Gilad) memilih untuk hijrah ke London dan mengkampanyekan kekerasan yang dilakukan zionis kepada dunia," kata Buya.

Dalam perjalanannya itu, jelas Buya, Gilad menolak pemersatuan dua negara, antara Palestina dengan Israel. Sebab, kata dia, konsep tersebut tidak akan membawa dampak perdamaian bagi bangsa Palestina.

Selain itu, sambung Buya, Gilad juga memberi gambaran bahwa zionis itu berbeda dengan Yahudi. “Karena itu, paham anti-semitisme bukan berarti Yahudi,” kata Buya.   

Menurut budayawan Indonesia, Franz Magnis Suseno, apa yang tertulis dalam buku Gilad Atzmon karya Ahmad Syafii Maarif itu dapat memberikan sumbangan pemikiran baru bagi dunia. Sebab, kata dia, selama ini kita mengetahui dan mempersamakan zionis dengan Yahudi.

Frans juga sependapat jika konsep dua negara tidaklah akan membawa perubahan dan perdamaian.

"Israel tak pernah menunjukkan keseriusannya untuk menghentikan penjajahannya. Walaupun sudah banyak perjanjian damai dan juga resolusi dari PBB, namun Israel selalu mengindahkannya,” ungkap Frans.

Redaktur: Ramdhan Muhaimin
Reporter: Ahmad Reza Safitri
Dan takutlah kamu kepada suatu hari di waktu seseorang tidak dapat menggantikan seseorang lain sedikitpun dan tidak akan diterima suatu tebusan daripadanya dan tidak akan memberi manfaat sesuatu syafaat kepadanya dan tidak (pula) mereka akan ditolong. ((QS. Al-Baqarah [2]:123))
salman, Kamis, 19 April 2012, 09:46

ada2 aja, masa dunia aman klo israel dienyahkan...

Balas
ridwan, Rabu, 8 Pebruari 2012, 06:34

Kasihan, kayaknya jabatan/posisi tinggi tidak menjamin pengetahuan yang tinggi.
Perilaku yahudi/zionis sudah jelas dari dulu dan sudah tertulis dalam al-quran, lalu kita mau berlepas diri dari apa2 yg sudah mereka lakukan thd bangsa Palestina.

Balas
Nanik, Rabu, 8 Pebruari 2012, 03:57

Betapa mengerikan prilaku yahudi -israel bagi dunia, namun kebangkitan iran dan Islam kiranya sanggup memotong gerakan perusak yahudi israel itu

Balas
Begintai, Selasa, 7 Pebruari 2012, 22:03

Udah bener tuh, enyahkan zionis israel.

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...