
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kabar rencana pemerintah membeli pesawat intai (unmanned aero vehicle-UAV) buatan Israel Aerospace Industries (IAI) terdengar oleh Ilham Akbar Habibie. Putra mantan presiden Indonesia, BJ Habibie, itu berpendapat seharusnya Indonesia bisa memproduksi pesawat seperti itu.
"Saya kira di masa depan Indonesia juga harus memiliki pesawat UAV buatan sendiri," ujar Ilham yang ditemui usai acara silaturahmi pimpinan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dengan Wapres Boediono di Istana Wapres, Selasa (7/2).
Ilham melihat UAV sebagai pesawat yang memiliki prospek bagus di masa mendatang. Selain berbiaya murah dan memiliki risiko rendah, UAV juga fleksibel dalam pemakaian. Namun ia menolak berkomentar terkait kontroversi pembelian pesawat tersebut dari negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia, Israel.
Insinyur lulusan Technical University of Munich itu mengakui, teknologi Israel lebih unggul dibanding Indonesia. Namun, jika pemerintah bisa membiayai, Indonesia bisa selevel dengan Israel dalam waktu singkat. "Tidak ada salahnya jika kita memiliki program nasional untuk mengembangkan teknologi yang memiliki masa depan cerah seperti UAV, supaya kita tidak terus-menerus bergantung kepada negara lain."
GA MUNGKIN DISERIUSI, SOALNYA GA DAPET KOMISI GEDE,....kalo import pasti ada komisinya gaaaan,..!!
Balasalah.. palingan pemerintah jawab "Bagus" tanpa ada komen lanjutan atau usaha..
BalasSudah Pak Ilham, tp ini bukan buatan BPPT. Ini linknya http://youtu.be/EHKWA59-g04 sama http://youtu.be/iB6CSntV0_k
BalasSetuju banget kalo indonesia bisa buat pesawat intai sendiri,meningat kita memilki industri pesawat terbang dan seharus nya semua industri strategis kita dikembangkan lagi dan menghindari ketergantungan dari dunia lain dalam persenjatan ini.bangkitlah bangsa ku dan jayalah negri ini
BalasPemikiran yang luar biasa untuk di tindak lanjuti, tapi apakah negara kita mau bersusah payah dulu, biasa suka instan maunya beli jadi,,,
Balas