Senin, 10 Rajab 1434 / 20 Mei 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pesawat Israel Lebih Canggih Dibanding Iran

Kamis, 02 Februari 2012, 21:00 WIB
Komentar : 0
www.israeli-weapons.com
Pesawat pengintai Israel.
Pesawat pengintai Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah akhirnya buka alasan, mengapa memilih pesawat tempur buatan Israel ketimbang dari negara lain. Kementerian Pertahanan RI mengungkapkan, pemilihan pesawat tanpa awak (unmanned aero vehicle/UAV) buatan Israel karena kecanggihan teknologi.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhan, Brigjen Hartind Asrin mengatakan, pesawat buatan Israel sudah teruji dan canggih. Meski belum mengetahui teknis spesifikasinya, namun dipastikan teknologi pesawat tanpa awak Israel mengungguli buatan negara lain, termasuk Iran.

“Iya, pesawatnya lebih canggih daripada buatan Iran,” kata Hartind kepada Republika, Kamis (2/2).

Menurut Hartind, Kemenhan dalam menentukan pembelian pesawat tidak asal pilih. Sebelumnya, lanjut Hartind, dilakukan kajian ketat dan penelaahan spesifikasi barang sebelum memutuskan membeli pesawat tanpa awak. Bahkan, tim Kemenhan wajib melakukan kunjungan langsung ke pabrikan pesawat. Berbagai pertimbangan itu, imbuh Hartind, yang menjadi patokan tim Kemenhan sebelum memutuskan pembelian pesawat.

Disinggung pesawat tanpa awak Amerika Serikat (AS) dan Israel yang jatuh ditembak militer Iran, Hartind menegaskan kalau hal itu hanya kabar di media. Yang terjadi, ungkapnya, pesawat tanpa awak itu jatuh sendiri dan oleh tentara Iran dipelajari untuk dibuat spesifikasi pesawat tiruan yang sama. Adapun ditinjau dari teknologi, Hartind yakin pesawat buatan Israel unggul satu tingkat di atas Iran.

“Teknologi Israel itu paling hebat di dunia. Kita harus akui itu, dan kami membeli ke mereka,” terang Hartind.


Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : Ramdhan Muhaimin
11.594 reads
Hati orang yang sudah tua dapat menjadi lupa akan usianya bila ia terlalu mencintai hidup dan harta bendanya(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  Hebron Selasa, 13 November 2012, 17:01
Bagus ada kemajuan negara Indonesia dapat bekerjasama dengan negara super canggih
  ihan Minggu, 20 Mei 2012, 15:30
hartind sadarlah siapa israel itu, tak ada gunanya negara ini besar tpi pemimpinnya, didikte barat semua,..
  dodol Minggu, 12 Februari 2012, 21:07
Makanya siapa suruh dulu mau pilih sby. Ditipui deh loe semuanya. kwkwkwkwk. Cara menipunya persis cara orang oreng yahudi dahulu kala menipu.
  Satrio Rabu, 8 Februari 2012, 07:16
Boleh tidak sepenadapat ttg rencana pembelian peswat dari Israel, tapi ya lebih santunlah dalam menyikapi suatu pernyataan itu bro...
  kucrut Senin, 6 Februari 2012, 21:21
beginilah kalau pemimpin hasil didikan AS....investasi pendidikan mulai menuai hasilnya...
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Program Pertukaran Pelajar SMA dan Pesantren di AS
Dua belas siswa SMA dan Pesantren dari Serang dan Bekasi terpilih untuk berlatih basket di Amerika. Mereka mengikuti program pertukaran budaya ...