Saturday, 28 Safar 1436 / 20 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

Gandeng Pesantren, Tangsel Atasi Pengemis dan Anak Jalanan

Thursday, 26 January 2012, 14:34 WIB
Komentar : 0
Bismo/Republika
Anak jalanan
Anak jalanan

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG---Untuk mengatasi masalah fasilitas penampungan bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Banten, menggandeng Pondok Pesantren Zamrud.
"Rencananya tahun 2012, Dinsos bekerja sama dengan Ponpes Zamrud untuk menampung PMKS, karena kita belum memiliki panti rehabilitasi sendiri,'' kata Kepala Dinsosnakertrans Tangsel, Zainal Aminin, Kamis (26/1).

Ia mengatakan, belum adanya panti rehabilitasi dan rumah singgah, membuat Dinas Sosial, Ketenagakerjaan dan Transmigrasi terkendala sehingga masih mengandalkan bantuan dari yayasan swasta seperti Yayasan Sayap Ibu. Selama ini juga bila Satpol PP melakukan penanganan penertiban PMKS seperti pengemis dan anak jalanan, petugas terkendala tempat untuk menampungnya.

Akibatnya, para PMKS tersebut hanya diberikan pengarahan dan menjadi liar kembali. Sehingga, penanganan PMKS tidak akan berjalan lancar bila tempat panti rehabilitasi belum punya. "Sampai kapan pun, penanganan PMKS akan terkendala karena belum adanya tempat panti rehabilitasi," katanya.

Untuk anggaran, Dinsos mendapatkan alokasi anggaran hingga Rp 5 miliar untuk bantuan dan pelatihan bagi para PMKS di Tangsel. Angka ini meningkat dibandingkan dengan tahun 2011 yang besarnya mencapai Rp 2 miliar.

PMKS sendiri, lanjut Zainal kebanyakan justru berasal dari luar Tangsel. ''Kita sering membiayai PMKS untuk bersedia kembali lagi ke daerah asal mereka di luar Tangsel,'' katanya.


Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : antara
"Tidak masuk surga orang yang ada dalam hatinya seberat biji sawi dari kesombongan"((HR Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Upaya Pembunuhan Kim Jong Un, Film Ini Batal Putar
WASHINGTON DC -- Sony Pictures diperkirakan rugi sekitar 100 juta dolar karena batalnya pemutaran film "The Interview" akibat ancaman serangan ke bioskop-bioskop yang...