Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Aa Gym: Masalah Bangsa Berakar pada Keimanan

Kamis, 19 Januari 2012, 18:33 WIB
Komentar : 0
.
Aa Gym

REPUBLIKA.CO.ID,  GORONTALO -- KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym, menilai berbagai problem yang saat ini menimpa bangsa Indonesia berakar dari pondasi mental yang tidak kuat.

"Problem bangsa yang kompleks itu berakar dari pondasi mental kita, yaitu iman yang kurang kuat," ujarnya di Gorontalo seperti dikutip Antara seusai ceramah di Bank Indonesia, Kamis (19/1).

Akibatnya, kata dia, masyarakat Indonesia, terutama para pemimpinnya, saat ini lebih suka pada kehidupan duniawi sehingga cenderung berpikir pragmatis. "Kalau manusia sudah kenal Allah, tentu dia tidak akan menuhankan pangkat, harta, dan segala kesenangan duniawi," tuturnya.

Dari kesenangan kepada kehidupan duniawi itulah, lanjutnya, timbul berbagai tindakan pelanggaran moral dan etika. "Untuk itu kita harus melakukan perubahan mulai dari diri sendiri, mulai saat ini, dan mulai dari hal yang kecil," ajaknya.

Jika individu-individu sudah memulai perubahan ke arah yang baik, maka akan tercipta akumulasi perubahan dalam masyarakat dan bangsa. Aa Gym juga mengajak masyarakat untuk bekerja dengan baik dan maksimal dengan motivasi mencari keberkahan dan kebahagiaan hidup, bukan untuk mencari kekayaan.

"Kalau hidup untuk mencari kekayaan, maka kita sangat mudah terlena pada kehidupan dunia, harus diingat rezeki itu sudah ada jatahnya sehingga kita tidak perlu kuatir rezeki kita akan diambil orang lain" pesannya. Aa Gym datang ke Gorontalo untuk memberikan ceramah di berbagai tempat, selain di BI, Aa Gym juga berceramah di Kabupaten Boalemo dan Limboto, serta di Pesantren Hubulo.

Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : antara
1.356 reads
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...