Rabu, 7 Zulhijjah 1435 / 01 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Hebat, Indonesia Bakal Bikin Pesawat Tempur Sendiri

Rabu, 18 Januari 2012, 14:38 WIB
Komentar : 2
Republika/Edwin Dwi Putranto
Sejumlah pesawat tempur Sukhoi TNI AU melakukan Flying Pass ketika memeriahkan peringatan ke-66 Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
Sejumlah pesawat tempur Sukhoi TNI AU melakukan Flying Pass ketika memeriahkan peringatan ke-66 Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah terus mengembangkan industri pertanahan dalam negeri. Tidak cukup dengan kendaraan panser Anoa, atau beberapa alautsista lainnya, Pemerintah juga berencana membuat pesawat tempur sendiri untuk memenuhi kebutuhan pertahanan. Bahkan pesawat tersebut dirancang lebih canggih dari F 16 dan Sukhoi.

Hal itu diungkapkan Menteri PErtahanan, Purnomo Yusgiantoro di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (18/1).

"Nanti pesawat tersebut berkelas 4,5," kata Purnomo

Nantinya, kata Purnomo, pesawat tersebut akan dimanfaatkan untuk patroli pertahanan di Wilayah Udara Indonesia.Industri pesawat tempur dunia kedepan nantinya akan mencapai kelas lima. Pesawat tempur tipe F 16 dan Sukhoi saat ini baru mencapai kelas empat.

Meskipun masih kekurangan poin 0,5 persen, Purnomo menegaskan bahwa hal itu tidak menjadi masalah bagi industri strategis dalam negeri. Dia mengatakan perkembangan industri dengan mampu membuat pesawat tempur lebih canggih dari F 16 dan Sukhoi saja sudah luar biasa.

Produksi pesawat tempur itu masih dalam tahap perencanaan. Pada 2020 nanti akan uji coba produksi. Jika berhasil, maka 2025 baru akan produksi massal. Industri ini nantinya akan dilangsungkan bekerjasama dengan Korea Selatan. Saham Korea nantinya mencapai 20 persen. Selebihnya saham milik Indonesia.

Reporter : Erdy Nasrul
Redaktur : Ramdhan Muhaimin
Senyummu kepada saudaramu merupakan sedekah, engkau memerintahkan yang ma’ruf dan melarang dari kemungkaran juga sedekah, engkau menunjukkan jalan kepada orang yang tersesat juga sedekah, engkau menuntun orang yang berpenglihatan kabur juga sedekah, menyingkirkan batu, duri, dan tulang dari jalan merupakan sedekah((HR Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Menyulap Lubang Galian Menjadi Danau
TUBAN -- Dalam melestarikan lingkungan, galian tambang yang dilakukan oleh PT Semen Gresik (Persero) Tbk dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Lubang-lubang bekas galian tersebut...