Monday, 2 Safar 1436 / 24 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Di Pacitan, SBY Bahas Perkembangan Jawa Timur

Friday, 13 January 2012, 13:55 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, PACITAN – Dalam kunjungan kerja (kunker) ke Jawa Timur, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyempatkan diri untuk mendatangi Pacitan. Di kota kelahirannya ini, Presiden SBY membahas perkembangan pembangunan di kabupaten Pacitan.

“Tujuh tahun yang lalu, Pacitan masih dikategorikan sebagai salah satu dari 100 lebih daerah tertinggal,” katanya di pendopo Pacitan, Jawa Timur, Jumat (13/1). Namun, setelah dilakukan berbagai aksi pembangunan seperti di daerah lain yang berkategori tertinggal, Pacitan sudah menunjukkan kemajuan.

SBY mengklaim Pacitan bersama 50 kabupaten lainnya sudah terbebas dari kategori daerah tertinggal. “Ini harus disyukuri dan saya berterima kasih kepada pemerintah daerah yang mengangkat status kabupaten ini,” ujarnya.

Menurut SBY, perkembangan suatu daerah dan peningkatan ‘statusnya’ ada ukuran tertentu. Yakni taraf kehidupan rakyat, pendidikan, dan kesehatan. Selain itu, keadaan infrastruktur dan kegiatan perekonomian juga ikut berpengaruh dalam perkembangan daerah.

Meskipun sudah ada peningkatan, jika dibandingkan dengan kabupaten lainnya, Presiden melihat kabupaten Pacitan masih perlu ditingkatkan taraf hidup dan kehidupannya. “Saya dukung Pemda untuk meningkatkan terus menerus pembangunan di Kabupaten Pacitan. Saya berharap pembangunan yang langsung menyentuh rakyat dijalankan dengan gigih,” pintanya.

Pembahasan mengenai perkembangan pembangunan Jawa Timur itu dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo; Bupati Pacitan, Indartato; dan menteri kabinet Indonesia Bersatu II seperti Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, Helmy Faishal; Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto; Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh; dan Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM, Djoko Suyanto.


Reporter : Esthi Maharani
Redaktur : Chairul Akhmad
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Militan Palestina Serang Sinagog, Netanyahu Bersumpah Akan Membalas?
Serangan militan Palestina terhadap sinagoga di Yerusalem semakin meningkatkan ketegangan Israel-Palestina. Menurut pengamat penyebab utamanya adalah kurangnya perhatian Israel atas kesejahteraan pemuda Palestina...