Saturday, 1 Muharram 1436 / 25 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Di Pacitan, SBY Bahas Perkembangan Jawa Timur

Friday, 13 January 2012, 13:55 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, PACITAN – Dalam kunjungan kerja (kunker) ke Jawa Timur, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyempatkan diri untuk mendatangi Pacitan. Di kota kelahirannya ini, Presiden SBY membahas perkembangan pembangunan di kabupaten Pacitan.

“Tujuh tahun yang lalu, Pacitan masih dikategorikan sebagai salah satu dari 100 lebih daerah tertinggal,” katanya di pendopo Pacitan, Jawa Timur, Jumat (13/1). Namun, setelah dilakukan berbagai aksi pembangunan seperti di daerah lain yang berkategori tertinggal, Pacitan sudah menunjukkan kemajuan.

SBY mengklaim Pacitan bersama 50 kabupaten lainnya sudah terbebas dari kategori daerah tertinggal. “Ini harus disyukuri dan saya berterima kasih kepada pemerintah daerah yang mengangkat status kabupaten ini,” ujarnya.

Menurut SBY, perkembangan suatu daerah dan peningkatan ‘statusnya’ ada ukuran tertentu. Yakni taraf kehidupan rakyat, pendidikan, dan kesehatan. Selain itu, keadaan infrastruktur dan kegiatan perekonomian juga ikut berpengaruh dalam perkembangan daerah.

Meskipun sudah ada peningkatan, jika dibandingkan dengan kabupaten lainnya, Presiden melihat kabupaten Pacitan masih perlu ditingkatkan taraf hidup dan kehidupannya. “Saya dukung Pemda untuk meningkatkan terus menerus pembangunan di Kabupaten Pacitan. Saya berharap pembangunan yang langsung menyentuh rakyat dijalankan dengan gigih,” pintanya.

Pembahasan mengenai perkembangan pembangunan Jawa Timur itu dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo; Bupati Pacitan, Indartato; dan menteri kabinet Indonesia Bersatu II seperti Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, Helmy Faishal; Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto; Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh; dan Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM, Djoko Suyanto.


Reporter : Esthi Maharani
Redaktur : Chairul Akhmad
Allah melaknat orang yang menyiksa hewan dan memperlakukannya dengan sadis((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Hampir Sama dengan Sistem Pesawat, Pengemudi Truk Ini Bisa 'Selonjoran'
WASHINGTON DC -- Truk biasanya digunakan untuk mengantar barang jarak jauh. Kelelahan selalu menjadi kendala dari pengemudi truk. Akan hal itu Mercedes-Benz menciptakan...