Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register
  • Pekerja mengisi jeriken minyak goreng curah di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (11/1). (Republika/Wihdan Hidayat)

  • Pekerja mengisi jeriken minyak goreng curah di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (11/1). (Republika/Wihdan Hidayat)

  • Pekerja mengisi jeriken minyak goreng curah di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (11/1). (Republika/Wihdan Hidayat)

  • Pekerja mengisi jeriken minyak goreng curah di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (11/1). (Republika/Wihdan Hidayat)

In Picture: Target Penghapusan Minyak Goreng Curah

Jumat, 13 Januari 2012, 10:42 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pekerja mengisi jeriken minyak goreng curah di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (11/1).

Pada 2015 pemerintah menatgetkan sudah tidak ada lagi penjualan minyak goreng curah di masyarakat. Pemerintah juga sepakat untuk mendukung peningkatan produksi Minyak Kita, yaitu minyak goreng sawit kemasan sederhana.

Redaktur : Sadly Rachman
2.214 reads
FOTO SEBELUMNYA
FOTO TERPOPULER
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  samsudin mustafa Minggu, 13 Mei 2012, 18:32
pemerintah tidak perlu melarang minyak goreng curah, larang beredarnya minyak goreng daur ulang atau minyak goreng bekas. edukasi masyarakat tentang bahayanya menggunakan minyak goreng bekas, terutama pedagang gorengan.
  kapri Senin, 12 Maret 2012, 17:19
yang harus dihilangkan adalah peredaraan minyak jelanta, atau minyak goreng bekas, ini yang bisa membunu konsumen
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda