Ahad, 08 Januari 2012, 17:38 WIB

Mobil Buggy Ciptaan SMKN 8 Bandung Dibandrol 50-70 Juta

Rep: Mj45/ Red: Heri Ruslan

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDUNG --  Mobil Buggy karya siswa SMKN 8 Bandung diberi nama ABCD (Anak Bandung Cinta Damai). Menurut Kepala SMKN 8 Bandung, Dedi Indrayana, mobil yang dirancang siswanya itu belum bisa digunakan di jalan raya, karena tidak memiliki surat-surat kendaraan pada umumnya, seperti STNK. Untuk itu, kata Dedi, ia hanya melayani pemesanan. Biasanya, kendaraan ini dipesan untuk kebutuhan perkebunan, wisata, dan sebagainya.

“Ini terkait regulasi,” kata Dedi. Mobil buggy ini dijual dengan harga Rp 50 – 70 juta. Untuk itu Dedi berharap, ke depan mobil buggy bisa dijadikan knowledge product Kota Bandung. Selain itu juga, ia ingin agar ada dukungan dari pihak industri dalam menjalankan proyek ini. “Ini buktin bahwa SDM SMK tidak ketinggalan,” ujarnya.
 
Sementara itu, Arif Rahman Saputra, alumni SMK 8, dan kini menjadi Pimpinan Proyek Mobil Buggy menuturkan, saat ini mereka tidak lagi menemukan kendala berarti dalam merakit mobil buggy. “Kesulitan hanya di awal, tapi setelah kita merakit empat unit buggy kesulitan sudah bisa diatasi,” ujar Arif di sela pameran mobil buggy di Gasibu, Ahad (8/1).
 
Ia menambahkan, sebenarnya teknologi yang digunakan siswa SMK bisa dipraktikkan oleh setiap orang.  “Tidak terlalu sulit merakit buggy,” ujarnya.