Wednesday, 28 Zulhijjah 1435 / 22 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Mobil Buggy Ciptaan SMKN 8 Bandung Dibandrol 50-70 Juta

Sunday, 08 January 2012, 17:38 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDUNG --  Mobil Buggy karya siswa SMKN 8 Bandung diberi nama ABCD (Anak Bandung Cinta Damai). Menurut Kepala SMKN 8 Bandung, Dedi Indrayana, mobil yang dirancang siswanya itu belum bisa digunakan di jalan raya, karena tidak memiliki surat-surat kendaraan pada umumnya, seperti STNK. Untuk itu, kata Dedi, ia hanya melayani pemesanan. Biasanya, kendaraan ini dipesan untuk kebutuhan perkebunan, wisata, dan sebagainya.

“Ini terkait regulasi,” kata Dedi. Mobil buggy ini dijual dengan harga Rp 50 – 70 juta. Untuk itu Dedi berharap, ke depan mobil buggy bisa dijadikan knowledge product Kota Bandung. Selain itu juga, ia ingin agar ada dukungan dari pihak industri dalam menjalankan proyek ini. “Ini buktin bahwa SDM SMK tidak ketinggalan,” ujarnya.
 
Sementara itu, Arif Rahman Saputra, alumni SMK 8, dan kini menjadi Pimpinan Proyek Mobil Buggy menuturkan, saat ini mereka tidak lagi menemukan kendala berarti dalam merakit mobil buggy. “Kesulitan hanya di awal, tapi setelah kita merakit empat unit buggy kesulitan sudah bisa diatasi,” ujar Arif di sela pameran mobil buggy di Gasibu, Ahad (8/1).
 
Ia menambahkan, sebenarnya teknologi yang digunakan siswa SMK bisa dipraktikkan oleh setiap orang.  “Tidak terlalu sulit merakit buggy,” ujarnya.

Reporter : Mj45
Redaktur : Heri Ruslan
Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, yakni shalat subuh dan ashar."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jika Diperlukan Dalam Kabinet Jokowi, Ini Sikap Muhammadiyah
JAKARTA --  Ketua Umum Muhammadiyah mengharapkan presiden Joko Widodo dan kabinetnya bisa menjalankan amanah dan tunaikan janji yang disampaikan pada kampanye lalu. Untuk siapa...