Saturday, 8 Muharram 1436 / 01 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Dua Imam Madinah Hadir di I'tikaf Akbar Malam Tahun Baru Masjid Sunda Kelapa

Saturday, 31 December 2011, 17:08 WIB
Komentar : 1
masjid sunda kelapa
masjid sunda kelapa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menyambut tahun baru 2012, Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng Jakarta Pusat, mengadakan acara I'tikaf Akbar dengan menghadirkan Syekh Ali Sholeh Ali Jabir dan Syekh Muhammad Ali Jabir dari Madinah, Saudi Arabia. Acara yang diselenggarakan bersama Remaja Masjid Sunda Kelapa (RISKA) tersebut juga akan menampilkan pentas seni dari kalangan musisi dan teater Islam.

Dijadwalkan, I'tikaf Akbar akan dilangsungkan sejak pukul 16.00, Sabtu, 31 Desember 2011 hingga pukul 09.00, Minggu, 1 Januari 2012. "Kami ingin memadukan dua warna, yakni remaja dan masyarakat seluruhnya," terang Salma Aziz, Ketua Divisi Penelitian dan Pengembangan RISKA.

Pembukaan acara akan diisi dengan pentas seni yang menampilkan grup musik TRASHIC, Teater Pusat Bumi, dan grup Hadroh M.A.S.K. Selepas maghrib, acara dilanjutkan dengan sesi talaqqi al-Qur'an. Pada sesi ini, peserta akan diajak untuk membaca al-Qur'an secara tartil dipimpin oleh Syekh Muhammad Ali Jabir.

Acara puncak pergantian tahun akan diisi dengan gema takbir oleh tujuh imam, sujud syukur serta shalat taubat. Acara kemudian dilanjutkan dengan qiyamul lail, muhasabah, dan ditutup dengan kuliah duha.

Untuk mengantisipasi guyuran hujan, pihak panitia telah menyiapkan tiga ruang utama untuk menampung seluruh pengunjung. "Pengunjung kita perkirakan mencapai 3 ribu orang. Kita sudah siapkan segala sesuatunya agar pengunjung aman dari hujan. Selain itu kita juga sudah persiapkan konsumsi agar pengunjung tidak kesulitan mencari makan selama rangkaian acara," jelas Salma.

Reporter : Adi Wicaksono
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Soal DPR Tandingan, Ketua DPD:Tunjukkan Semangat Merah Putih untuk Indonesia Hebat
JAKARTA -- Koalisi Indonesia Hebat (KIH) membentuk DPR tandingan. Kepada wartawan, Jumat (31/10) ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman turut prihatin. Ia...