
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Azwar Abubakar mengkritik kinerja pegawai negeri sipil (PNS) dalam bekerja.
Ia mengatakan, banyak pegawai honorer maupun kontrak dulunya bekerja sangat rajin. Namun, ketika diangkat menjadi PNS karena pengabdiannya, yang bersangkutan menjadi malas bekerja.
"Inilah kenyataan PNS di negeri ini," kata Azwar di kantor Lembaga Administrasi Negara, Selasa (6/12). Ia menambahkan, fenomena PNS malas hampir menghampiri semua kementerian dan lembaga negara. Hal itu terkait dengan pola pikir mereka yang menganggap PNS sebagai tempat mencari kerja. Dampak kinerja PNS seperti itu membuat kinerja birokrasi malah menjadi beban negara, bukan malah efektif membantu negara membuka lapangan kerja.
Padahal idealnya tugas PNS adalah menciptakan, atau setidaknya memudahkan masyarakat mencari kerja. Sayangnya, banyak PNS tidak memikirk persoalan itu.
Pemerintah perlu mengkaji dan mengevaluasi kebutuhan, hubungannya dengan penerimaan PNS, supaya efektif, dan efisien. Penerapan Reward and Punishment bagi PNS juga penting untuk meningkatkan kinerjanya...
Balasperlu dicermati lagi tidak semua seperti itu .... jadi baiklah kita benahi bersama. ..... Terima kasih buat Pernyataan itu karena menjadi tantangan bagi kita semua.
Balassudah tahu malas masih aja di gaji dan tiap tahun naik terus 10%...mana akal sehat pemrintah!!! kalau pemerintah waras pastilah pns malas di PHK
Balassepertinya memang harus ada ketegasan punishment bagi para PNS yg malas
Balaskayak menterinya kali, tapi coba bikin aturan klo yang kerjanya bagus golonganya dinaikin gajinya juga naik, klo yang kerjanya jelek apalagi sampe 3 bulan ga masuk goonganya diturunin otomatis gajinya juga di sunat, BERANI GA PEMERINTAHNYA?
Balas