Tuesday, 27 Zulhijjah 1435 / 21 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Unesco Masih Akui Borobudur Satu dari Tujuh Keajaiban Dunia

Wednesday, 09 November 2011, 00:43 WIB
Komentar : 1

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA--UNESCO menyatakan sampai sekarang masih peduli dan memiliki perhatian terhadap Candi Borobudur dan Prambanan sebagai warisan dunia, kata Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Purnomo Siswo Prasetyo.

"Seperti yang pernah saya katakan, tidak benar UNESCO mengancam mencabut status Candi Borobudur dan Candi Prambanan dari tujuh keajaiban dunia,"katanya di Yogyakarta, Rabu.
Menurut dia, pihaknya sudah mengontak UNESCO, namun tidak ada pernyataan ancaman pencabutan status Candi Borobudur dan Candi Prambanan sebagai tujuh keajaiban dunia.

"UNESCO justru sangat peduli dan perhatian kepada Candi Borobudur dan Prambanan, termasuk terhadap perilaku pengunjung, pedagang, kebersihannya, dan semua itu selalu saya komunikasikan perkembangannya. UNESCO selalu komunikasi jika ada problem di kawasan candi itu," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta Tazbir mengatakan Candi Borobudur sudah menjadi aset dunia, dan sepantasnya masyarakat Indonesia bertanggung jawab, serta ikut menjaga candi itu. "Sehingga, wisatawan yang datang ke candi tersebut merasa nyaman," katanya.

Ia mengatakan hendaknya masyarakat ikut menjaga keindahan dan kebersihan sekitar candi itu, karena wisatawan membutuhkan kenyamanan dan kebersihan objek yang mereka kunjungi.

"Saya yakin Candi Borobudur masih tetap menarik bagi wisatawan mancanegara, khususnya wisatawan Budhisme, sehingga promosi ke China dan Thailand menjadi keharusan untuk meningkatkan jumlah kunjungan mereka ke candi yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah ini," katanya.

Redaktur : taufik rachman
Sumber : antara
Allah melaknat orang yang menyuap dan orang yang menerima suap(HR Muslim )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
WNI dan Investor AS Optimis pada Kepemimpinan Jokowi
WASHINGTON DC -- Pelantikan Presiden Joko Widodo mendapat reson positif dari investor serta WNI di AS. Perseteruan politik antara kubu Jokowi dan Prabowo...