Wednesday, 1 Zulqaidah 1435 / 27 August 2014
find us on : 
  Login |  Register

Contoh-Contoh Kekerasan Atas Nama Agama

Monday, 07 November 2011, 20:40 WIB
Komentar : 0
Antara/M Agung Rajasa
Massa FPI saat berunjuk rasa di depan Istana Negara.
Massa FPI saat berunjuk rasa di depan Istana Negara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Setara Institute mencatat beberapa contoh kasus kekerasan yang mengatasnamakan agama pada 2011 ini.

Di antaranya, perusakan gedung yang diduga tempat pertemuan waria di Purwokerto, Jawa Tengah, oleh massa Front Pembela Islam (FPI), 26 Juli; sweeping FPI terhadap warung-warung di Puncak, Bogor, 20 Agustus; dan perusakan mobil milik penjual miras di Senayan, Jakarta, oleh massa FPI, 27 Agustus.

Ketua Setara Institute, Hendardi, menyatakan kekerasan tersebut melangkahi wewenang aparat penegak hukum. "Itu bukan wewenang ormas. Kalau Ormas melakukan itu, berarti melanggar hukum, karena mereka tidak memiliki landasan," jelasnya, Senin (7/11).

Menurut Hendardi, insiden pembubaran perkumpulan waria tak masuk akal. "Memang apa yang salah dengan waria? Mereka juga berhak untuk menyuarakan pendapatnya. Jika keberadaan mereka dilawan dengan kekerasan, maka bisa dianggap melanggar HAM. Semua manusia, apa pun jenis kelaminnya, berhak untuk hidup bebas," tegasnya.

Hendardi menegaskan, penegakan hukum hanyalah wewenang aparat, dalam hal ini Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan, serta lembaga-lembaga non kementerian yang diberi wewenang oleh Undang-Undang dan pemerintah untuk melaksanakan penegakan hukum. "Bukan ormas. Ormas tidak berhak untuk itu," tandasnya.


Reporter : Erdy Nasrul
Redaktur : Chairul Akhmad
Anas Ra, pembantu rumah tangga Nabi Saw berkata, “ Aku membantu rumah tangga Nabi Saw sepuluh tahun lamanya, dan belum pernah Beliau mengeluh “Ah” terhadapku dan belum pernah Beliau menegur “kenapa kamu lakukan ini atau kenapa tidak kau lakukan ini.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Mengapa Berhaji Wajib? Ini Alasannya
 JAKARTA -- Ibadah Haji adalah salah satu ibadah yang wajib untuk kita tunaikan. KH. Muhyidin Djunaedi, MA menjelaskan ibadah ini menjadi wajib karena...