Jumat, 14 Rajab 1434 / 24 Mei 2013
find us on : 
  Login |  Register

Sjafrie:Kalau PT DI Bisa Lebih Murah, Kemenhan akan Beli Lebih Banyak

Rabu, 26 Oktober 2011, 18:27 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG – Pemerintah mengklaim telah menyusun roadmap revitalisasi industri pertahanan. Termasuk penggunaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) produksi PT Dirgantara Indonesia (PT DI).

“Sebagai gambaran kebutuhan TNI dengan menggunakan produk PT DI, saya sebutkan dalam satuan skuadron,’’ kata Wakil Menteri Pertahanan sekaligus Sekretaris Komite Kebijakan Industri Pertahanan, Sjafrie Sjamsudin, di Bandung, Rabu (26/10). Satu skuadron adalah pesawat berkekuatan 12-16 pesawat.

Sjafrie mengatakan target kebutuhan TNI yang akan dipesan ke PT DI menggunakan acuan tenggat waktu per semester pertama 2014. Rinciannya, sebut dia, adalah satu skuadron helikopter serbu Bell 412. Kemudian, CN-295 juga akan ditambah satu skuadron untuk patroli maritim. TNI AU, tambah dia, butuh helikopter Cougar 725.

Juga, helikopter serang untuk TNI AD. Khusus untuk TNI AD, helikopter Apache akan dibeli langsung dari Boeing, tapi juga ada pemesanan helikopter produk kolaborasi PT DI dengan Eurocopter.

Yang pasti, tambah Sjafrie, satu skuadron CN-295 akan diminta mulai awal 2012 sudah ada pengiriman bertahap sampai semester pertama 2014. Dia mengatakan kalau PT DI bisa memberikan harga lebih murah, Kementerian Pertahanan akan membeli lebih banyak produk perusahaan tersebut. “Karena anggarannya Rp 325 triliun,’’ kata dia.

Sjafrie berharap PT DI sudah bisa menentukan harga, karena komitmen dari Kementerian Pertahanan sudah ditandatangani. Harapannya, kerja sama ini bisa terealisasi segera. “Kami juga berharap manajemen produksi juga harus bagus, karena manajerial diperlukan terkait peluang Kementerian Pertahanan yang diberikan kepada PT DI untuk berproduksi,’’ tegas dia.

Reporter : Palupi Annisa Auliani
Redaktur : taufik rachman
7.551 reads
Janganlah kalian membenci ayah-ayah kalian. Barang siapa yang membenci ayahnya berarti ia kafir.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  jendral gembel Jumat, 30 Desember 2011, 15:07
mau mahal apa ngak tetep aja masuk kantong kiri keluar kantong kanan .... lihat multi efeknya ke depan dong om jenderal jangan cuma lihat budgednya aja .... kalau dah bisa di buat di dalam negeri ya di beli dari dn aja jgn cari di luar....
  didit Senin, 28 November 2011, 13:46
apache dr rusia ambil aja pak.. 1unit apache kirim ke PT.DI ... bongkar sampai yg paling kecil buat riset heli tempur!
  abbaz Kamis, 10 November 2011, 18:26
kalo mau yg murah dan tidak murahan pake bebek aja pak
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Pamer Alutsista di Kota Kembang
BANDUNG--Peringatan hari jadi Kodam III/Siliwangi yang ke 67, disemarakkan dengan pameran Alutsista yang diselengggarakan  di area lapangan Gasibu Bandung. Kegiatan pameran berlangsung selama...