Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Sempat Diteriaki boo, Rektor UI Menangis saat Wisudaan

Jumat, 16 September 2011, 15:44 WIB
Komentar : 0
Universitas Indonesia
Universitas Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID,DEPOK - Rektor Universitas Indonesia (UI), Gumilar Rusliwa Somantri, tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan sambutan pada Upacara Wisuda dan Penyambutan Mahasiswa Baru Program Sarjana Reguler dan Kelas Internasional tahun akademik 2010/2011, Jumat (16/9). Gumilar untuk pertama kalinya muncul di depan publik setelah kontroversi pemberian gelar Honoris Causa kepada raja Arab Saudi yang diikuti gelombang protes yang memintanya mengundurkan diri dari kursi rektor.

Pada pidato yang berlangsung sekitar 15 menit tersebut, Gumilar tak kuasa menahan haru saat meminta para wisudawan dan wisudawati berdiri dan meminta mereka memberikan aplaus kepada para orang tua mereka. Upacara berlangsung tak seperti biasanya setelah terdapat sejumlah yel yang disuarakan para wisudawan-wisudawati di masing-masing fakultas serta adanya lagu 'Nyiur Hijau' yang dibawakan seorang penyanyi.

Sejumlah teriakan 'boo' sempat mengiringi Gumilar menjelang sambutan singkat Gumilar. "Mohon dicamkan bahwa universitas bukanlah menara gading, melainkan mata air yang bisa memberi kehidupan bagi semua orang. Mohon dicamkan juga bahwa universitas ini menyandang nama bangsa dari Sabang sampai Merauke, dari Nias sampai Pulau Rote," ujar Gumilar memberi pesan kepada para wisudawan-wisudawati dan para mahasiswa baru.

Dalam upacara tersebut, UI meluluskan sebanyak 2.641 mahasiswa Program Sarjana Reguler dan Kelas Internasional. Acara tersebut di antaranya dihadiri oleh Rektor UGM, Ir Sudjarwadi, dan Rektor ITB, Akhmaloka.

Reporter : Fernan Rahadi
Redaktur : Didi Purwadi
Hati orang yang sudah tua dapat menjadi lupa akan usianya bila ia terlalu mencintai hidup dan harta bendanya(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  Sontoloyo Jumat, 16 September 2011, 16:51
Maaf sebelumnya Walau lulusan UI tidak menjamin lulusannya DEMOKRATIS walau saya percaya ORANGNYA PANDAI....nyatanya maish banyak kepentingan..sekali lagi Mohon Maaf Kalau Tidak Berkenan di Hati...Teima kasih pak REKTOR...MENGALAH BUKAN BERARTI KALAH

  VIDEO TERBARU
Tokoh Perubahan 2013, Inspirasi Indonesia
JAKARTA -- Republika menganugerahkan gelar Tokoh Perubahan 2013 kepada beberapa tokoh yang memberi inspirasi pada Indonesia. Untuk tahun ini tokoh yang mendapat gelar...