Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register
  • Badan Nasional Penanggulangan Tenaga Kerja Indonesia (BNPTKI) menggerebek tempat penampungan Perusahaan Jasa Penyalur Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang berada di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (12/9). (Republika/Imam Budi Utomo)

  • Badan Nasional Penanggulangan Tenaga Kerja Indonesia (BNPTKI) menggerebek tempat penampungan Perusahaan Jasa Penyalur Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang berada di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (12/9). (Republika/Imam Budi Utomo)

  • Badan Nasional Penanggulangan Tenaga Kerja Indonesia (BNPTKI) menggerebek tempat penampungan Perusahaan Jasa Penyalur Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang berada di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (12/9). (Republika/Imam Budi Utomo)

  • Badan Nasional Penanggulangan Tenaga Kerja Indonesia (BNPTKI) menggerebek tempat penampungan Perusahaan Jasa Penyalur Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang berada di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (12/9). (Republika/Imam Budi Utomo)

  • Badan Nasional Penanggulangan Tenaga Kerja Indonesia (BNPTKI) menggerebek tempat penampungan Perusahaan Jasa Penyalur Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang berada di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (12/9). (Republika/Imam Budi Utomo)

In Picture: Penggerebekan Penampungan TKI

Selasa, 13 September 2011, 13:11 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Badan Nasional Penanggulangan Tenaga Kerja Indonesia (BNPTKI) menggerebek tempat penampungan Perusahaan Jasa Penyalur Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang berada di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (12/9).

Penggerebekan perusahaan PT. Citra Putra Indarab tersebut dilakukan karena mereka diduga mengirim TKI ke Arab Saudi yang telah dicoret sebagai negara tujuan pengiriman TKI oleh pemerintah Indonesia.

Redaktur : Sadly Rachman
2.207 reads
FOTO SEBELUMNYA
FOTO TERPOPULER
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda