Sejumlah Lembaga Kemanusiaan Bentuk Komite Solidaritas Untuk Somalia

Jumat, 19 Agustus 2011 15:32 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Badan Amal dan Zakat Nasional (BAZNAS), Aksi Cepat Tanggap (ACT), dan sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) membentuk wadah komunikasi bernama Komite Indonesia Untuk Solidaritas Somalia (KISS). Melalui organisasi ini, segenap bantuan yang diberikan oleh masyarakat Indonesia akan didistribusikan.

Presiden ACT, Ahyudin mengatakan KISS merupakan lembaga sementara yang didirikan guna mencegah ketidakaturan kordinasi dalam pemberian bantuan kepada Somalia. Sebab, kecenderungan persoalan yang terjadi adalah masalah distribusi bantuan.

"Semakin terkordinasi tentu bantuan yang diberikan akan berdampak signifikan," kata dia saat deklarasi KISS di Masjid Agung Al-azhar, Jakarta, Jum'at (19/8).

Ketua Umum Baznas, Didin Hafiudin mengatakan pembentukan KISS dimaksudkan untuk wadah yang mempermudah. Sebab, persoalan Somalia merupakan masalah kompleks dan membutuhkan bantuan terukur dan tepat sasaran.

"Somalia itu didera persoalan yang kompleks, mulai dari kekeringan, kelaparan, peperangan dan sebagainya," kata Didin.

Direktur Eksekutif KISS, Syuhelmaidi Syukur mengatakan situasi kemanusiaan yang akut membutuhkan bantuan seluruh elemen kemanusiaan nasional. Untuk itu, setiap program yang dijalankan akan melibatkan seluruh pihak.

"Kita tentu membutuhkan bantuan diplomasi, untuk memudahkan bantuan masuk. Kita juga butuh dana yang tidak sedikit," kata dia.

Redaktur: Siwi Tri Puji B
Reporter: Agung Sasongko


630 reads

Isi Komentar





atau login dengan Mahaka ID Anda