Minggu, 20 Jumadil Akhir 1435 / 20 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ruhut: Laporan dari Orang yang Mengaku Isteri Saya Bermuatan Politis

Senin, 11 Juli 2011, 16:26 WIB
Komentar : 0
Republika
Ruhut Sitompul
Ruhut Sitompul

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, dilaporkan isteri pertamanya, Anna Rudiantiana Legawati, di Mabes Polri, Senin (11/7). Menurut Ruhut, laporan tersebut sangat bermuatan politis karena Anna merupakan anggota aktif Partai Golkar.

"Gue sedih kalau ini dikaitkan dengan politik," kata Ruhut Sitompul saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, Senin (11/7).

Ruhut menuturkan dulu ia dan Anna sama-sama aktif dalam fungsionaris Partai Golkar dan kemudian pada 2008, ia pindah ke Partai Demokrat dan menjadi anggota DPR masa jabatan 2009-2014. Pada 2008 itu juga, ia menikah dengan Diana Leovita, yang seorang waitress yang bekerja di Hotel Mulia asal Hongkong. Maka itu, ia menduga laporan tersebut berkaitan dengan masalah politis.

Mengenai pernikahannya dengan Anna di Sydney, Australia, ia berkelit pernikahan itu tidak tercatat dalam hukum Indonesia. Jadi ia menilai tidak masalah menikah dan mengaku sebagai bujangan. "Gue memang menikah di Sydney, tapi itu tidak tercatat dalam hukum di Indonesia. Jadi tidak salah kalau gue menikah dan mengaku sebagai bujangan," kilahnya.

Saat dikonfirmasikan, Anna mengatakan laporan tersebut merupakan laporan murni atas kepentingan keluarganya. Ia juga mengimbau agar laporan tersebut tidak dikait-kaitkan dengan politik. Namun begitu ia tetap mengakui awal hubungannya dengan Ruhut saat sama-sama aktif di Golkar. "Saya berharap masalah ini tidak dikaitkan dengan politik. Ini murni pribadi saya," ucapnya lirih.

Reporter : Bilal Ramadhan
Redaktur : Djibril Muhammad
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar