Sabtu, 29 Muharram 1436 / 22 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kenaikan BBM, Kalau Tidak Tahun Ini, Ya Tahun Depan!

Kamis, 09 Juni 2011, 07:42 WIB
Komentar : 0
Antara/Andrie Indrayadi
Unjuk rasa menolak kenaikan BBM di Jakarta beberapa waktu lalu.
Unjuk rasa menolak kenaikan BBM di Jakarta beberapa waktu lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kenaikan harga BBM pada tahun ini diperkirakan bisa menyebabkan inflasi sebesar enam persen. Sebaliknya jika tidak ada kenaikan harga BBM pada tahun ini maka inflasi bisa berada di bawah lima persen.

Hal itu disampaikan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR, Rabu (8/6) malam. Raker tersebut membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2012 bersama Menkeu Agus Martowardojo dan Kepala Bappenas Armida Alisjahbana.

Hingga Mei 2011, inflasi bulanan sebesar 0,51 persen. Sedangkan, inflasi tahunan sebesar 5,98 persen. "Jika harga BBM tidak berubah ampai akhir tahun, kami perkirakan inflasi rendah," kata Darmin.

Jika tidak ada kenaikan harga BBM, inflasi sebenarnya bisa sedikit dibawah lima persen. "Kalau naik misalnya Rp 500 atau ada pembatasan BBM subsidi, maka inflasi kita enam persen. Kalau tidak tahun ini, kemungkinan tahun depan naiknya," ujarnya.

Darmin sepakat dengan perkiraan Menkeu bahwa kalau tidak ada kenaikan harga BBM akan ada inflasi sebesar 4,5 plus minus satu persen. Namun ia enggan menyebut kapan sebaiknya pemerintah menaikkan harga BBM. Ia menyerahkan keputusan untuk menaikkan harga BBM sepenuhnya kepada pemerintah.


Reporter : M Ikhsan Shiddieqy
Redaktur : cr01
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Menata Rambut dengan Kacamata Pintar
NEW YORK -- Tutorial penataan rambut banyak diunggah ke situs-situs video seperti YouTube. Tetapi salon di New York baru-baru ini menguji coba metode...