Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Mantan Presiden Soeharto Sering Menyamar dan Keliling Daerah Diam-Diam

Rabu, 08 Juni 2011, 16:29 WIB
Komentar : 2
Antara/Jefri Aries
Almarhum Soeharto
Almarhum Soeharto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Mantan wakil presiden Try Sutrisno mengungkapkan, mantan presiden Soeharto sering diam-diam (incognito) berkeliling ke daerah-daerah untuk melihat hasil pembangunan yang ia canangkannya.

"Saya masih ingat, Pak Harto selalu melakukan "incognito". Pesannya tidak boleh ada satu pun yang tahu kalau Pak Harto mau melakukan incognito," ujar Try yang juga mantan ajudan Soeharto dalam peluncuran buku "Pak Harto, The Untold Stories" di Museum Purnabhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Rabu.

Saat melakukan incognito, Soeharto selalu berpesan agar tidak ada seorang pun yang tahu, baik pejabat daerah maupun pejabat pusat. "Yang ikut biasanya hanya tiga mobil, dokter kepresidenan, pengawal, Pak Harto dan saya," kenang Try.

Dia menuturkan, saat melakukan incognito, rombongan Soeharto membawa logistik sendiri yang telah disediakan oleh Ibu Tien Soeharto. "Biasanya membawa sambal teri bikinan Ibu Tien. Ketika waktu makan tiba, Soeharto pun tak segan-segan makan bersama anak buahnya," ujarnya.

Menurut dia, perjalanan incognito yang dilakukan Soeharto selama berhari-hari tanpa protokoler, tanpa pengawalan formal dan makan dengan bekal seadanya serta menginap di rumah penduduk membulatkan pikiran dan tindakan Pak Harto dalam mengambil keputusan terbaik bagi kesejahteraan bangsanya.

Sebanyak 113 narasumber urun kisah dalam buku setebal 600 halaman itu, termasuk mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Muhammad, mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew, mantan Presiden Filipina Fidel Ramos, dan Raja Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah.

Sejumlah tokoh negeri juga hadir dalam peluncuran buku "Pak Harto, The Untold Stories" itu antara lain Ketua MPR Taufiq Kiemas, Siti Hardiyanti Rukmana, Jusuf Kalla, Akbar Tandjung, Bambang Trihatmojo, Sutiyoso, Try Sutrisno, Fahmi Idris, Cosmas Batubara, JB Sumarlin, Meutia Farida Hatta, Aburizal Bakrie serta beberapa tokoh nasional lain.

Redaktur : Stevy Maradona
Sumber : Antara
Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya(HR. Muslim, no. 2588)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  Tryanto Senin, 23 Juli 2012, 12:13
Presiden yang paling saya banggakan
  Jon Jumat, 26 Agustus 2011, 01:56
harusnya ada bukti dari salah satu penduduk yg rumahnya pernah disinggahi ato ditempati soeharto waktu bermalam.... kl tdk ada iya cuman berita bohong belaka.... kayak sejarah orba yg diputar balikkan waktu zamannya...
  muhtar jaya Kamis, 9 Juni 2011, 11:36
pemimpin yang paling aku idolakan
  budi Rabu, 8 Juni 2011, 21:22
pernahkah ada seorang pemimpin di zaman skrg yg secara diam-2 mencari rakyatnya yang sedang menderita kelaparan atau sedang ditimpa musibah penyakit, lalu dia menolongnya dengan "tangannya" sendiri.
  Dewi Chairani Rabu, 8 Juni 2011, 20:52
Apapun itu saya bangga pernah punya presiden seperti Beliau. Beliau seorang yg brilian dalam hal startegi dan sangat di segani oleh kawan maupun lawan politiknya. Saya kangen sekali dengan sosok beliau. Semoga Allah menempatkan beliau di tempat orang2 yg dimuliakan Allah SWT. Amiin