Monday, 7 Sya'ban 1439 / 23 April 2018

Monday, 7 Sya'ban 1439 / 23 April 2018

Ssstt.. Ada Usulan PNS Harus Ikut Wajib Militer, Mau?

Jumat 27 May 2011 09:24 WIB

Red: Stevy Maradona

PNS, Ilustrasi

PNS, Ilustrasi

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID,PANGKALPINANG-- Kalangan pegawai negeri sipil (PNS) di Provinsi Bangka Belitung (Babel), sebaiknya diberi pelatihan wajib militer (Wamil), kata Kabag Humas Kantor Kementerian Agama Babel, Amir Hamzah di Pangkalpinang, Jumat.

"Pelatihan Wamil sangat penting dalam rangka pembentukan karakter para PNS yang cinta bangsa dan tanah air, sehingga dalam melaksanakan pengabdiannya sebagai PNS akan memiliki loyalitas dan dedikasi tinggi kepada bangsa dan negara," ujarnya.

Dengan memiliki disiplin Wamil, katanya, kalangan PNS tidak mudah tergiur dengan hal-hal yang dapat merugikan bangsa dan negara, demi kepentingan pribadi atau golongan seperti tindakan korupsi dan penyalahgunaan wewenang.

"PNS akan mendahulukan kepentingan bangsa dan negara sebagai pelayan masyarakat dan juga dengan lapang dada membayar kewajiban pajak kepada negara tanpa mengurangi etos kerjanya," ujarnya.

Menurut dia, PNS akan menjadi motivator cinta negara untuk ditularkankan kepada masyarakat, karena sudah banyak kepentingan yang dapat mengikis rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kami kagum dengan bangsa Amerika dan Jepang yang sangat cinta dan bangga terhadap negaranya, sehingga tidak ada aliran yang dapat menggerogoti keutuhan negaranya," katanya.

Agar tidak goyah pendirian, katanya, empat pilar landasan kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia perlu dimengerti, dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Empat pilar tersebut adalah Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika.

"Pemahaman nilai-nilai empat pilar berbangsa dan bernegara diharapkan dapat meningkatkan kinerja PNS sehingga pilihan hidup menjadi pelayan masyarakat tercapai," ujarnya.

Ia menambahkan, selain Wamil, penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) pernah menjadi menu wajib diikuti oleh setiap calon PNS dan siswa sekolah dirasakan perlu dilakukan kembali untuk merevitalisasi akhlak mulia masyarakat.

"Dengan modal pemahaman empat pilar, penatan P4 dan wamil diharapkan kinerja PNS meningkat dan bangsa Indonesia menjadi bangsa modern tanpa meninggalkan budaya warisan nenek moyang," demikian Amir Hamzah.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES