Selasa, 28 Zulqaidah 1435 / 23 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ayo, Sekolah! Ada Beasiswa untuk Si Miskin

Kamis, 19 Mei 2011, 09:15 WIB
Komentar : 0
tunsa.wordpress.com
Ilustrasi
Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, BANTEN - Setelah menyalurkan Beasiswa untuk Siswa Miskin SD (BSM-SD) di Jakarta Utara pada akhir April lalu, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) kembali menyalurkan BSM-SD untuk propinsi Banten. Pemberian beasiswa diberikan langsung secara simbolik oleh Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh di SDN Kendayakan, Serang, Banten pada Rabu (18/5).

Terdapat 102.462 siswa SD di provinsi Banten yang menerima beasiswa program BSM-SD tersebut. Setiap siswa memperoleh 360 ribu per tahun. Selain memberikan beasiswa, Kemdiknas juga memberikan bantuan berupa perbaikan fasilitas belajar-mengajar. Fasilitas itu seperti perbaikan ruang kelas, bangunan perpustakaan baru, piano, greenboard, dan paket buku pengayaan.

Kondisi SDN Kendayakan, yang menjadi tuan rumah pemberian BSM-SD di Banten, memang terlihat memprihatinkan. Sekolah tersebut hanya memiliki 6 ruang kelas dan satu kantor. Ruang kelas yang dipakai oleh siswa sehari-hari kondisinya tidak cukup layak untuk belajar. Terdapat kerusakan di banyak tempat seperti jendela, dinding, dan atap. Sebanyak 195 siswa yang bersekolah di sana harus berhati-hati ketika hujan tiba. Atapnya yang rusak memperbesar kemungkinan kebocoran ketika hujan.

Nuh mengatakan, seharusnya kewajiban untuk melaksanakan pendidikan dasar merupakan kewajiban pemerintah kabupaten/kota. Namun Kemdiknas juga tidak bisa menutup mata apabila ada sekolah-sekolah yang benar-benar segera membutuhkan bantuan. “Pemerintah pusat akan bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk melihat sekolah mana yang harus dibantu,” ujarnya.

Ia juga meminta kepada pemerintah daerah untuk memerhatikan sekolah-sekolah yang merupakan mata rantai terlemah ini. Jangan hanya datang ke sekolah-sekolah sekolah bagus saja. “Makanya tadi saya bertanya apakah bupati atau gubernurnya sudah pernah ke sekolah atau belum. Orientasi ini harus diubah, jangan hanya perhatikan sekolah yang besar saja, tetapi juga harus memperhatikan sekolah-sekolah yang menjadi mata rantai terlemah,” tandas Nuh.

Program beasiswa SD telah berlangsung sejak 2005. Pada 2005 hingga 2007, program ini bernama Pemberian Beasiswa Prestasi SD. Kemudian pada 2008 hingga 2010, berubah menjadi Penyediaan Beasiswa bagi Siswa Miskin Jenjang SD. Dan pada tahun 2011 berubah lagi menjadi Penyediaan Beasiswa Siswa Miskin Sekolah Dasar (BSM-SD). Setiap tahun jumlah penerima beasiswa ini meningkat.




Reporter : Friska Yolandha
Redaktur : cr01
Barang siapa yang memerhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar