Presiden Tegaskan RI Tetap Berkomitmen Perangi Terorisme Pascatewasnya Osama

Selasa, 03 Mei 2011, 13:09 WIB
digitalspy.co.uk
Presiden Tegaskan RI Tetap Berkomitmen Perangi Terorisme Pascatewasnya Osama
Osama Bin Laden

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merespons tewasnya pemimpin kelompok Al Qaeda Osama Bin Laden dengan menyatakan komitmen Indonesia untuk bersama dunia terus memerangi terorisme.

Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Jakarta, Selasa, mengatakan Presiden Yudhoyono telah mendengar kabar tewasnya Osama Bin Laden melalui pengumuman yang disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Washington, Amerika Serikat, pada Minggu 1 Mei 2011.

"Presiden telah mendengar kabar tentang tewasnya Obama, kita juga menyimak pernyataan Presiden Obama tentang itu," ujarnya.

Presiden Yudhoyono, lanjut dia, kemudian menegaskan komitmen Indonesia bersama dengan negara-negara lain untuk memiliki sumbangsih dalam memerangi ancaman terorisme. "Indonesia berkepentingan untuk membebaskan diri dari ancaman terorisme. Tentu akan baik bila bangsa dan rakyat Indonesia bisa bersama-sama dengan dunia dalam upaya membebaskan diri dari terorisme," tuturnya.

Dalam konteks kesiagaan universal, menurut Julian, Indonesia senantiasa berupaya untuk menjaga keamanan masyarakat dan mengantisipasi gangguan keamanan dari aksi-aksi kelompok terorisme.

Osama dilaporkan tewas tertembak di bagian kepala dalam sebuah operasi militer rahasia yang digelar pasukan khusus Amerika Serikat pada Senin dinihari di lokasi persembunyiannya di kota Abbottabad, Pakistan.

Media massa Amerika Serikat memberitakan Osama langsung dikuburkan di laut sebelum 24 jam kematiannya.

Redaktur: Siwi Tri Puji B
Sumber: Antara
Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong. ((QS. Al-Baqarah [2]:107))
Oky, Kamis, 5 Mei 2011, 17:33

Mensejahterakan rakyat, menegakkan keadilan bukan mengangkat senjata, berarti memerangi terorisme. Mr. Presiden sedang memebela negara adidaya, bukan memeramgi terorisme.

Balas
Abi, Rabu, 4 Mei 2011, 12:22

hello mr.president, komitmen itu harusnya untuk pemberantasan kemiskinan bukan untuk pemberantasan terorisme... sadar dong jangan pingsan melulu...

Balas
meyra kaha, Rabu, 4 Mei 2011, 11:05

hello....yg teroris siapa ya?kalo anggota DPR bikin susah rakyatnya dan selalu menghntui kehidupan mreka dg segala kebijakan yg dibuatnya,apakah itu namanya bukan terorisme?

Balas
dony, Rabu, 4 Mei 2011, 09:49

SBY, .....SBY......, aku gak bangga dengan pernyataanmu. Pernyataanmu menjunjukkan Anda boneka Amerika....

Balas
irma, Selasa, 3 Mei 2011, 20:42

siapakah yang teroris America atau islam ?????????? tentu America yg telah membunuh banyak orang Allohu akbar.

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...