Rabu, 16 Jumadil Akhir 1435 / 16 April 2014
find us on : 
  Login |  Register
Teror Bom Paskah

Deteksi akan Terjadi Pengeboman Gereja, Ansor Terjunkan Seribu Banser

Kamis, 21 April 2011, 14:40 WIB
Komentar : 0
Republika/Agung Supriyanto
Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Nusron Wahid (tengah), memberika keterangan kepada wartawan terkait penjagaan gereja di seluruh Ibu Kota, Kamis (21/4).
Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Nusron Wahid (tengah), memberika keterangan kepada wartawan terkait penjagaan gereja di seluruh Ibu Kota, Kamis (21/4).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Nusron Wahid, mengatakan pihaknya mendapat informasi akan ada pengeboman gereja pada hari perayaan umat kristiani, Jumat Agung, Jumat (22/4). Menurut Nusron, informasi itu didapat dua hari lalu dan dipastikan valid, yang didapat dari jaringan yang memiliki kedekatan dengan GP Ansor.

Didesak apakah informasi itu didapat dari Badan Intelijen Negara (BIN) atau intelijen kepolisian maupun tentara, Nusron bergeming. “Informasi yang didapat ini dari jaringan Ansor,” kata Nusron saat jumpa pers di Kantor GP Ansor, Jalan Kramat Jaya, Jakarta, Kamis (21/4).

Dikatakannya, pelaku yang akan melakukan kekacauan di berbagai gereja dalam perayaan wafat Isa Almasih itu merupakan kelompok lama. “Mereka ingin mengacaukan stabilitas keamanan warga Jakarta,” katanya.

Karena itu, pihaknya akan menerjunkan 1.000 banser untuk membantu kepolisian yang melakukan penjagaan di gereja maupun katredal di seluruh Ibu Kota. “Banser dikerahkan untuk memberikan jaminan keamanan kepada jemaat gereja yang akan merayakan ibadah,” kata Nusron.

Reporter : C13
Redaktur : Johar Arif
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  wien Jumat, 22 April 2011, 19:29
salut ke ansor, berjibaku membela martabat islam di tengah caci maki.. yang katanya membela islam dengan menyerang umat lain justru itulah yang sebenar-benarnya penista islam.
  ihk Kamis, 21 April 2011, 17:07
Terjawab sudah siapa dia sekarang By..Bye..bye Republika
  aldo Kamis, 21 April 2011, 16:28
Sejak memproduseri film "?", Republika dan Mahaka Media sekarang berubah menjadi lebih liberal, Apakah koran ini sudah mulai disusupi oleh orang2 JIL? Berita ttg Islam Moderat dan acara Puteri Gus Dur mulai banyak dimuat di sini. Saya mulai pikir2 untuk meninggalkan Republika.
  khaleed Kamis, 21 April 2011, 16:27
Banser kayak kurang kerjaan, kok dia yang berpihak, negara yang harus melindungi siapapun, anda urus aja SDM Banser
  ajaib Kamis, 21 April 2011, 16:22
aneh bener gp ansor, kalau untuk hajatan dan kepentingan umat islam gak pernah sesibuk ini