Kamis, 27 Ramadhan 1435 / 24 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register
Teror Bom Paskah

Deteksi akan Terjadi Pengeboman Gereja, Ansor Terjunkan Seribu Banser

Kamis, 21 April 2011, 14:40 WIB
Komentar : 0
Republika/Agung Supriyanto
Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Nusron Wahid (tengah), memberika keterangan kepada wartawan terkait penjagaan gereja di seluruh Ibu Kota, Kamis (21/4).
Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Nusron Wahid (tengah), memberika keterangan kepada wartawan terkait penjagaan gereja di seluruh Ibu Kota, Kamis (21/4).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Nusron Wahid, mengatakan pihaknya mendapat informasi akan ada pengeboman gereja pada hari perayaan umat kristiani, Jumat Agung, Jumat (22/4). Menurut Nusron, informasi itu didapat dua hari lalu dan dipastikan valid, yang didapat dari jaringan yang memiliki kedekatan dengan GP Ansor.

Didesak apakah informasi itu didapat dari Badan Intelijen Negara (BIN) atau intelijen kepolisian maupun tentara, Nusron bergeming. “Informasi yang didapat ini dari jaringan Ansor,” kata Nusron saat jumpa pers di Kantor GP Ansor, Jalan Kramat Jaya, Jakarta, Kamis (21/4).

Dikatakannya, pelaku yang akan melakukan kekacauan di berbagai gereja dalam perayaan wafat Isa Almasih itu merupakan kelompok lama. “Mereka ingin mengacaukan stabilitas keamanan warga Jakarta,” katanya.

Karena itu, pihaknya akan menerjunkan 1.000 banser untuk membantu kepolisian yang melakukan penjagaan di gereja maupun katredal di seluruh Ibu Kota. “Banser dikerahkan untuk memberikan jaminan keamanan kepada jemaat gereja yang akan merayakan ibadah,” kata Nusron.

Reporter : C13
Redaktur : Johar Arif
Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya ketika saling berjumpa di hari Ied mereka mengucapkan: Taqabbalallahu Minna Wa Minka (Semoga Allah menerima amal ibadah saya dan amal ibadah Anda)(HR Imam Ahmad dalam Al Mughni (3/294))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Buka Puasa Bersama Obama Diwarnai Seruan Boikot
WASHINGTON -- Acara buka puasa tahunan di Gedung Putih diwarnai seruan boikot, sebagai bentuk protes kebijakan pemerintahan Obama terhadap konflik di Gaza. Selengkapnya...