Selasa, 27 Zulhijjah 1435 / 21 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Wakil BK: Anggota DPR Buka Gambar Porno Langgar Etika

Jumat, 08 April 2011, 20:23 WIB
Komentar : 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Wakil Ketua Badan Kehormatan DPR Nudirman Munir mengatakan anggota DPR tidak patut membuka gambar porno pada saat mengikuti persidangan karena tindakan tersebut berpotensi merusak citra DPR. "Tindakan itu melanggar kode etik," kata Nudirman Munir di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (8/4), ketika diminta tanggapannya mengenai anggota DPR yang kedapatan membuka gambar porno ketika sedang mengikuti rapat paripurna.

Menurut dia, Badan Kehormatan akan memantau informasi dan pemberitaan mengenai perilaku anggota DPR yang dinilai tidak patut tersebut. Jika pemberitaan perilaku anggota DPR tersebut sampai keluar di media massa, kata dia, sesuai dengan aturan tata beracara di DPR, maka Badan Kehormatan DPR bisa memprosesnya jika ada pengaduan dari masyarakat.

"Sesuai aturan pada kode etik dan tata beracara di DPR yang baru, lebih mudah dalam pengambilan keputusan," katanya.

Ditanya soal kemungkinan sanksi yang bisa dijatuhkan, menurut dia, ada lima tingkatan sanksi sesuai dengan tingkatan kesalahan yang dilakukan anggota DPR. Sanksi tersebut, kata dia, mulai dari peringatan lisan, peringatan tertulis, hingga sanksi terberat direkomendasikan untuk diberhentikan dari anggota DPR.

"Karena hari ini sudah mulai memasuki masa reses maka prosesnya baru bisa dilakukan usai masa reses, jika ada masyarakat yang melaporkannya," katanya.

Di tempat terpisah, anggota DPR dari Fraksi Partai Keadlan Sejahtera (FPKS) Arifinto membantah jika dirinya sengaja membuka gambar porno pada saat mengikuti rapat paripurna DPR, Jumat. "Saat itu saya menerima kiriman 'email' yang muncul pada komputer tablet yang saya pegang. Ketika saya buka ternyata isinya gambar porno," katanya.

Menurut dia, pada kiriman surat elekronik (email) itu tidak ada tanda-tanda isinya gambar porno dan ketika diterima langsung dibuka ternyata isinya ada beberapa gambar porno. Karena menilai gambar tersebut tidak layak dan tidak senonoh, dia segera menghapus gambar tersebut.

Anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Barat VII itu mengaku tidak tahu jika pada saat gambar tersebut terbuka, ada wartawan foto yang membidiknya dan kemudian memberitakannya. "Saat itu saya sedang mendengarkan pidato dari pimpinan sidang paripurna dan tiba-tiba ada kiriman 'email', langsung saja saya buka," katanya.

Arifinto menegaskan tidak tahu jika kiriman surat elektronik itu berisi gambar porno dan tidak tahu siapa pengirimnya.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
Hadis riwayat Abu Musa ra., ia berkata: Aku pernah bertanya: Wahai Rasulullah, Islam manakah yang paling utama? Rasulullah saw. bersabda: Orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Berarak Riuh Menuju Istana
JAKARTA -- Setelah resmi dilantik, Joko Widodo dan Jusuf Kalla melanjutkan agendanya ke Istana Negara. Perjalanan ke Istana Negara dilalui dengan menaiki kereta...