Rabu, 9 Sya'ban 1439 / 25 April 2018

Rabu, 9 Sya'ban 1439 / 25 April 2018

Menjelang Reshuffle, Jokowi Dua Hari Rapat Internal

Jumat 12 Januari 2018 14:11 WIB

Rep: Debbie Sutrisno/ Red: Bilal Ramadhan

Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Desas desus perombakan (reshuffle) menteri Kabinet Kerja era Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) kembali menyeruak. Hal ini dikarenakan Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa telah secara resmi mengajukan pengunduran diri sebagai menteri.

Keinginan mundurnya Khofifah sebagai 'pembantu' Jokowi-JK pun telah dikukuhkan dengan melayangkan surat kepada Jokowi dan JK. Jokowi pun disebut telah membaca surat itu karena dua hari lalu sudah ada di mejanya.

Dalam dua hari ini, Jokowi tampak tak mengadakan agenda apapun. Kamis (11/1), Jokowi melakukan pertemuan internal di Istana Kepresidenan, Bogor. Dari informasi yang dihimpun Republika.co.id, dalam agenda tersebut diantaranya hadir Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg).

Sedangkan hari ini, Jumat (12/1), Jokowi juga diagendakan hanya melakukan pertemuan internal, tapi agenda tersebut diadakan di Istana Negara, Jakarta. Hingga menjelang siang, belum tampak ada menteri yang datang ke Istana Negara melalui pintu belakang yang biasa dipergunakan.

Di Surabaya, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden RI Joko Widodo terkait keputusan mengganti atau tidaknya sebagai menteri di Kabinet Kerja. "Semuanya mutlak menjadi kewenangan Presiden," ujarnya ketika ditemui usai menjalani tes kesehatan di Graha Amerta RSUD dr Soetomo Surabaya, Jawa Timur, Kamis (11/1).

Menurut dia, sesuatu yang menjadi kewenangan Presiden lebih tepat dijawab oleh Presiden sendiri. Begitu juga ketika disinggung terkait perkembangan surat pengunduran diri yang telah diajukannya kepda Presiden Joko Widodo, Mensos meminta tak ditanyakan ke dirinya.

"Kalau tanya perkembangan, tidak baik ditanyakan ke saya," kata Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama tersebut.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo ( Jokowi) mengaku sudah menerima surat pengunduran diri Khofifah Indar Parawansa dari jabatan Menteri Sosial. Surat tersebut dikirim Khofifah pada Selasa (9/1) sore.

"Suratnya memang sudah di meja saya," ungkap Jokowi seusai membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Rabu (10/1).

Meski sudah menerima, Jokowi mengaku belum membaca surat tersebut. "Tapi belum saya baca (surat pengunduran diri Khofifah Indar Parawansa)," ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA