Rabu , 06 December 2017, 13:59 WIB

PKS Disebut Dukung Gatot di Pilpres, Ini Kata Nasir Djamil

Rep: Santi Sopia/ Red: Bilal Ramadhan
AP/Achmad Ibrahim,
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Politikus PKS enggan banyak berkomentar mengenai peluang partainya untuk mendukung Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Pilpres 2019. Ditanya mengenai apakah partainya melirik Gatot, anggota Komisi III DPR RI itu menjawab siapa pun bisa maju asalkan ada kendaraan politik yang mendukung.

"Kalau tidak punya kendaraan tidak bisa maju, tinggal parpol-parpol nanti yang bisa menilai apakah beliau patut dan layak untuk maju atau tidak, karena butuh biaya besar juga untuk menjadi presiden di negeri ini," kata Nasir di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (6/12).

Nasir mengatakan sesuai Undang-Undang (UU), calon presiden bisa diajukan parpol maupun gabungan parpol. Tinggal bagaimana Gatot punya kendaraan politik atau tidak. "Siapa pun yang punya kendaraan, berpeluang bisa maju," kata dia.

Dia sekaligus menanggapi Gatot yang tak jarang dicitrakan religius atau pro-Islam. Dia menilai citra tersebut tidak perlu dikembangkan, sebab TNI berdiri di atas semua golongan dalam kehidupan berbangsa ini.