Jumat , 11 August 2017, 19:53 WIB

Relawan: Presiden Jokowi Tegas, Tapi Bukan Diktator

Red: Bayu Hermawan
Antara/Mohammad Ayudha
Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Relawan pendukung Joko Widodo (Jokowi) menyebut Presiden Jokowi sebagai sosok yang tegas dalam menjaga Pancasila sebagai ideologi negara. Namun, Relawan menilai Jokowi bukanlah seorang diktator.

"Kita bersyukur di bawah kepemimpinan Jokowi yang tegas, Pancasila tetap tegak lestari. Kami meyakini bapak bukan diktator, bapak adalah Presiden yang dicintai rakyat," ujar Ketua Panitia Silatnas II Relawan Pendukung Jokowi, Muhammad Yamin, di acara Silatnas II yang dihadiri Presiden Jokowi.

Yamin mengatakan relawan yang hadir dalam acara Silatnas II berjumlah kurang lebih 10 ribu orang dari 100 organisasi pendukung Jokowi. Menurutnya, seluruh relawan telah meneguhkan tekad untuk mengawal Nawa Cita dan akan kembali mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019.

"Kami akan mendukung segala kebijakan untuk menjaga Pancasila sebagai ideologi konstitusional Indonesia dan menjunjung tinggi kebinnekaan," ujarnya.

Yamin menekankan seluruh relawan pendukung Jokowi, juga mendukung penerbitan dan pelaksanaan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas. Relawan meyakini Perppu itu dapat membendung ormas yang menolak Pancasila sebagai dasar negara.

"Sebagai pendukung, kami senantiasa mengikuti secara cermat program Kabinet Kerja dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Dan kami ingin menyampaikan Jokowi-JK masih sesuai hati rakyat," katanya.

Selain itu relawan juga memahami implementasi Nawa Cita tidak bisa maksimal hanya dalam waktu lima tahun. Karena itu, seluruh relawan menghendaki Nawa Cita berlangsung dua periode di bawah kepemimpinan Jokowi.

Sumber : Antara