Monday, 6 Ramadhan 1439 / 21 May 2018

Monday, 6 Ramadhan 1439 / 21 May 2018

Empat Solusi Amankan Elektabilitas Jokowi

Sabtu 27 May 2017 16:42 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Ani Nursalikah

Joko Widodo

Joko Widodo

Foto: Republika/ Wihdan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peneliti Senior Network for South East Asian Studies, Muchtar Effendi Harahap menjabarkan beberapa solusi bagi Presiden Joko Widodo untuk mengamankan elektabilitasnya agar tidak semakin merosot pada pemilihan presiden 2019.

Pertama, Jokowi harus bisa menunjukkan dan membuktikan mampu dan berhasil melaksanakan janji-janji kampanye dan program kerja selama ini. "Indikator paling tepat adalah tingkat pertumbuhan ekonomi mencapai tujuh persen sesuai janji kampanye. Kini sudah hampir tiga tahun, masih sekitar lima persen," ucapnya kepada Republika.co.id, Sabtu (27/5).

Kedua, hilangkan penilaian rezim Jokowi adalah rezim yang anti-umat Islam politik dan lakukan kriminalitas aktivis dan ulama Islam. "Jangan lakukan pembubaran ormas Islam seperti HTI," jelasnya.

Baca: Pengamat: Jokowi Sulit Menang dalam Pilpres 2019

Ketiga, Jokowi harus bisa membangun jaringan dengan organisasi dan lembaga masyarakat madani dan bukan dominan dengan Parpol.

"Pelaksanaan serentak pilpres dan Pileg 2019 mendatang mengharuskan Jokowi jangan berharap banyak mesin Parpol akan bekerja untuk kemenangan Jokowi dalam Pilpres 2019. Para kader Parpol akan lebih fokus dan utamakan bekerja untuk Pileg. Alternatif bagi Jokowi, membangun jaringan dan hubungan kerja sama sinerjik dengan komponen-komponen strategis masyarakat madani," ujarnya.

Keempat, politik ekonomi terhadap Cina harus dikurangi dan kembali pada posisi sebelumnya, yakni lebih condong ke AS atau Barat. "Jika Jokowi terus memprioritaskan kerja sama ekonomi dengan Cina, itu akan mendapatkan penolakan dan resistensi dari AS dan negara sekutunya," katanya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES