Jumat , 21 April 2017, 13:04 WIB

Ridwan Kamil Minta Dukungan Solihin GP Maju ke Pilgub Jabar

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Nur Aini
Riga nurul iman
Ridwan Kamil menyapa warga Kota Sukabumi di Jalan Juanda Ahad (16/4) pagi. Dalam kunjungannya kepada warga Emil menyatakan ikhtiarnya maju jadi Gubernur Jabar.
Ridwan Kamil menyapa warga Kota Sukabumi di Jalan Juanda Ahad (16/4) pagi. Dalam kunjungannya kepada warga Emil menyatakan ikhtiarnya maju jadi Gubernur Jabar.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG --- Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil berkunjung ke tokoh Jabar yang juga mantan gubernur Jabar, Solihin GP, Jumat (21/4). Menurut pria yang akrab disapa Emil tersebut, dalam pertemuan tersebut, Solihin GP memberi dukungan politik.

"Mang Ihin, memberikan support politik pada saya, yakni dengan mengedepankan clean and capable goverment," ujar Emil kepada wartawan.

Menurut Emil, dalam kesempatan tersebut, sesepuh Jabar tersebut menitip pesan padanya agar membangun pemerintahan bersih dan profesional. Ia pun, kemudian menyampaikan langkah terbaru yang sudah dilakukannya. Salah satunya, Kota Bandung pekan lalu mendapatkan penghargaan dari presiden karena masuk lima besar pemerintahan terbaik nasional. Ini membuktikan, di Kota Bandung sudah banyak perubahan. "Satu level lagi reformasi birokrasi kita sudah juara. PRnya memang masih banyak," katanya.

Terkait Pilgub DKI Jakarta, menurut Emil, Jabar nempel dengan kondisi Jakarta. Jadi, imbas Ahok akan berimbas di Jabar. "Saya nikmati saja. Saya ingin menang dengan gagasan dan keilmiahan bukan dengan menjelekan. Semakin banyak yang ikut (Pilgub Jabar) semakin bagus. Siapapun putra terbaik Jabar mari meramaikan pemilihan," katanya.

Emil mengaku sudah siap menang atau pun kalah. Apalagi, ia tak memiliki partai sehingga perlu berkomunkasi dengan banyak partai. "Ujungnya, bisa mendukung atau nggak juga nggak bisa maksa. Posisi saya independent," katanya.

Menurut dia, dalam politik tak boleh kaget kalau ternyata ada yang tak suka dan tak mendukung. Ia mengaku tak mempermasalahkan kondisi tersebut. "Hidup mah pengabdian. Ada yang suka dan tak suka. Pokoknya kalau ada apa pun saya tak akan baperan (bawa perasaan)," katanya.

Baca juga: Deddy Mizwar: Banyak Sosok Mau Maju Pilgub Jawa Barat