Kamis , 20 April 2017, 14:33 WIB

Hasil Hitungan KPUD, Ahok-Djarot Dipastikan Kalah di Jakarta Pusat

Rep: Singgih Wiryono/ Red: Ilham
Republika/ Yasin Habibi
Pasangan calon nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.
Pasangan calon nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat (Ahok-Djarot) dipastikan kalah di wilayah Jakarta Pusat. Hasil data yang masuk di Jakarta Pusat sudah mencapai 100 persen.

Berdasarkan hasil hitung form C1 di situs resmi KPUD, Ahok-Djarot mendapat suara sebesar 42,3 persen dari keseluruhan suara di Jakarta Pusat. Sedangkan paslon nomor tiga Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebesar 332.850 suara atau 57,7 persen.

Perhitungan suara masuk yang sudah diunggah KPUD sesuai dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah Jakarta Pusat, yakni 1.238 TPS. Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang tercatat di wilayah tersebut adalah 762.639 dengan jumlah pengguna hak pilih sebanyak 585.794 pemilih dengan tingkat partisipasi 76,7 persen.

Sedangkan untuk suara sah berjumlah 576.843 suara dan suara tidak sah tercatat sejumlah 6.560 suara. Total keseluruhan suara tersebut, paslon nomor urut dua Ahok-Djarot mendapat perolehan suara sebesar 243.767 suara.