Senin , 20 Maret 2017, 15:49 WIB
Pilkada DKI

Zulkifli: Seluruh Kader PAN Sudah Kuat Dukung Anies-Sandi

Red: Bilal Ramadhan
Republika/ Yasin Habibi
Ketum DPP PAN Zulkifli Hasan
Ketum DPP PAN Zulkifli Hasan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Amanat Nasional (PAN), Rabu (22/3) akan mendeklarasikan dukungan untuk pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Anies-Sandi) pada putaran kedua.

"Deklarasi akan diselenggarakan di kantor DPP PAN di Jakarta, Rabu mendatang," kata Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan yang juga Ketua MPR RI usai memimpin sumpah jabatan tiga anggota MPR RI penggantian antarwaktu (PAW) di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin (20/3).

Menurut Zulkifli, PAN memutuskan mendukung pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno setelah mempertimbangan secara mendalam dan mendengar masukan dari DPW PAN DKI Jakarta. Pertimbangan lainnya, kata dia, adalah aspirasi masyarakat DKI Jakarta yang merupakan konstituen PAN.

"Kalau aspirasi dari masyarakat dan dukungan dari DPW PAN DKI Jakarta sudah kuat, arahnya sama, baru kita deklarasikan," katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP PAN Mulfachri Harahap mengatakan konstituen PAN di DKI Jakarta sebagian besar menginginkan agar PAN mendukung pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Menurut Mulfachri, elite partai di DPP PAN mengakomodasi aspirasi konstituen PAN agar keputusan partai sama dengan keinginan massa akar rumput.

Pada pilkada DKI Jakarta putaran pertama, PAN mendukung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni bersama Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Kebangkitan Bangsa
(PKB).

Pasangan Agus-Sylvi gagal masuk ke putaran kedua, sehingga PAN harus memilih salah satu dari dua pasangan yang melaju ke putaran kedua yakni pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot
Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) serta pasangan Anies-Sandi.

Pasangan Ahok-Djarot didukung oleh PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Nasdem, dan Partai Hanura, sedangkan pasangan Anies Sandi didukung oleh Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sumber : Antara