Saturday, 1 Muharram 1436 / 25 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

INES Klaim Hasil Survei Inginkan Capres Dari Militer

Thursday, 20 February 2014, 20:35 WIB
Komentar : 2
Antara
Survei bursa capres 2014
Survei bursa capres 2014

REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta, 20/2 (Antara) - Indonesia Network Election Survey (INES) menyatakan bahwa publik menginginkan ada calon presiden dari kalangan militer dengan harapan kelak mampu meningkatkan keamanan dan ketertiban nasional.

"Dalam survei ditemukan bahwa 44,6 persen responden mengatakan kondisi keamanan dan ketertiban nasional selama pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono tidak kondusif," kata Direktur Eksekutif INES Irwan Suhanto dalam paparan bertema 'Survei Elektabilitas Parpol dan Capres Jelang Pemilu 2014: Penghakiman Rakyat 'Siapa Menabur Akan Menuai' di Jakarta, Kamis.

Sekitar 50,1 persen responden mengaku kondisi keamanan dan ketertiban nasional selama pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Sementara sisa 5,3 persen menjawab tidak tahu. Dari hasil temuan tersebut, lanjut Irwan, keadaan keamanan dan ketertiban negara termasuk dalam kategori kurang kondusif karena jawaban responden kurang dari standar yaitu 80 persen.

"Dari hasil survei ditemukan bahwa kamtibmas tidak kondusif karena masih adanya aksi separatis di Papua serta penembakan yang memakan korban rakyat sipil dan TNI," ujarnya.

Selain itu, aksi terorisme yang tak kunjung berhenti, keributan antaretnis, tindakan main hakim, bentrokan antara TNI dan Polri serta maraknya aksi demonstrasi ketidakpuasan terhadap pemerintah juga kerap terjadi. "Oleh karena itu, dalam riset kami ada sekitar empat capres yang berasal dari kalangan militer yang dipilih oleh responden, Prabowo Subianto, Wiranto, Pramono Edhie Wibowo dan Sutiyoso," katanya.

Survei INES diselenggarakan dalam rentang waktu 1-14 Februari 2014. Survei menggunakan metode wawancara mendalam dan pengisian kuesioner itu melibatkan 7.937 sampel warga negara Indonesia yang telah mempunyai hak pilih dan sudah menikah. Ada pun "margin of error" sekitar 1,27 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasil riset yakni elektabilitas Prabowo Subianto mencapai 40,8 persen, Megawati Soekarnoputri 19,5 persen, Aburizal Bakrie 11,3 persen, Dahlan Iskan 6,9 persen, Wiranto 6,3 persen, Joko Widodo 5,6 persen, Hatta Rajasa 2,4 persen, Jusuf Kalla 2,2 persen, Surya Paloh 1,7 persen, Pramono Edhie Wibowo 1,3 persen, Ani Yudhoyono 1,1 persen dan Sutiyoso 0,9 persen.

Redaktur : Bilal Ramadhan
Sumber : Antara
Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafaat dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong. (QS.Al-Baqarah [2]:48)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Tugas Kopassus di Era Presiden Baru
JAKARTA -- Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus telah memiliki pemimpin baru yaitu Mayjen TNI Doni Monardo. Bertepatan dengan penggantian presiden baru, ada beberapa hal...

Berita Lainnya

Pileg di Malaysia Dijadwal 6 April Mendatang

PDIP: Wisnu Salah Satu Kader Terbaik