Selasa, 03 September 2013, 19:18 WIB

Belum Ada Indikasi Kapal Freedom Flotilla di Perairan Indonesia

Red: Taufik Rachman
napiremkorwa.blogspot.com
Bintang Kejora, bendera Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Bintang Kejora, bendera Organisasi Papua Merdeka (OPM).

REPUBLIKA.CO.ID,JAYAPURA--Komandan Pangkalan Utama TNI-AL XI Merauke Brigjen TNI Buyung Lalana menegaskan hingga saat ini belum ada indikasi keberadaan kapal "Freedom Flotilla" diperairan Indonesia.

"Hingga saat ini belum ada indikasi keberadaan kapal tersebut," tegas Brigjen TNI Buyung Lalana yang dihubungi Antara dari Jayapura.

Dikatakannya, saat ini pihaknya tidak melakukan operasi khusus guna mengamankan perairan Indonesia terutama pantai selatan Papua yang akan menjadi rute kapal yang dikabarkan membawa 27 aktivis.

Kapal-kapal RI tetap melakukan patroli seperti biasa dan bila kapal tersebut tetap masuk serta tidak memiliki izin maka akan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku di negara kita (RI).

Menurutnya, walaupun tidak ada operasi khusus namun armada RI terutama yang berpatroli di pantai selatan sudah siap menggamankan wilayah RI dari berbagai gangguan.

Brigjen TNI Buyung Lalana yang dilantik menjadi Dan Lantamal XI Merauke tgl 2 September lalu itu mengharapkan masyarakat tidak terpengaruh dengan rencana kedatangan kapal yang berangkat dari Australia pertengahan Agustus lalu.

"Kalau memang ada izin, pihaknya siap mengamankan kedatangan kapal tersebut karena Indonesia adalah negara yang berdaulat sehingga mereka harus menghargai dan menaatinya," harap Brigjen TNI Buyung Lalana.

Kapal "Freedom Flotilla" yang mengangkut 27 orang aktivis Papua Merdeka dan beberapa suku Aborigin dijadwalkan tiba di Merauke dalam pelayarannya dari Australia awal September

Sumber : antara
loading...