Saturday, 1 Muharram 1436 / 25 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

KPU Tetap Coret Seluruh Caleg di Dapil

Sunday, 23 June 2013, 20:00 WIB
Komentar : 2
beritaonline.co.cc
Logo KPU
Logo KPU

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) tetap pada keputusannya untuk menggugurkan semua bakal calon legislatif (caleg) di beberapa daerah pemilihan (dapil). KPU melakukan pencoretan karena ada partai politik yang tidak memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan di dapil.

Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay mengatakan pihaknya hanya melaksanakan aturan yang ada. KPU juga sudah menyusun Daftar Calon Sementara (DCS). Hadar justru mempertanyakan parpol yang baru mempertanyakannya.

"Semua partai sudah mengikutinya. Agak membingungkan kalau begitu kena, baru dipermasalahkan," kata Hadar saat dihubungi Republika di Jakarta, Ahad (23/6).

KPU sebelumnya mencoret caleg dari lima partai politik yang kedapatan tidak memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan di dapil. Partai itu adalah Partai Persatuan Pembangunan (Dapil Jawa Barat II dan Jawa Tengah III), Partai Amanat Nasional (Dapil Sumatera Barat I), dan Gerindra (Dapil Jawa Barat IX).

Partai lainnya yang terkena pencoretan ini adalah Partai Keadilan Persatuan Indonesia (Dapil Jawa Barat V, Jawa Timur VI, dan NTT I), serta Hanura (Dapil Jawa Barat II).

Beberapa parpol mengadukan pencoretan itu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Hadar mempersilahkan parpol untuk mengadu. Ia mengatakan, KPU akan mengikuti ketentuan yang berlaku. "Ajukan saja, kami akan mengikutinya," kata dia.

Reporter : Irfan Fitrat
Redaktur : Citra Listya Rini
Hati-hatilah terhadap dusta. Sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa kepada neraka. Selama seorang dusta dan selalu memilih dusta dia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta (pembohong)((HR. Bukhari))
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Tugas Kopassus di Era Presiden Baru
JAKARTA -- Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus telah memiliki pemimpin baru yaitu Mayjen TNI Doni Monardo. Bertepatan dengan penggantian presiden baru, ada beberapa hal...

Berita Lainnya

SBY Disebut Buat 'Blunder' Pertahankan Tiga Menteri PKS