Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pemuda Muhammadiyah Minta TNI Antisipasi Isu Kudeta

Jumat, 22 Maret 2013, 01:19 WIB
Komentar : 0
Republika/Amin Madani
Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Saleh Partaonan Daulay

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Saleh Partaonan Daulay mengatakan TNI harus segera mengambil langkah-langkah konkret untuk mengantisipasi isu kudeta yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah harga mati yang harus dilindungi dan dijaga. Siapapun yang berniat menggulingkan pemerintahan yang sah harus ditindak," kata Saleh Partaonan Daulay di Jakarta, Kamis (21/3).

Di sisi lain, Saleh berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan isu kudeta tersebut. Menurut dia, persoalan keamanan harus dipercayakan sepenuhnya kepada TNI.

Saleh mengatakan masyarakat tidak perlu menanggapi isu tersebut secara berlebihan, apalagi sejauh ini belum ada penjelasan lebih rinci mengenai hal tersebut.

"Terkait isu tersebut, ada dua hal yang harus dijelaskan kepada publik. Pertama, siapa yang diduga akan melakukan kudeta. Kedua, apa bentuk aktivitas yang dilakukan dalam melakukan kudeta," tuturnya.

Bila kedua hal itu tidak dijelaskan kepada masyarakat, kata Saleh, maka isu kudeta itu akan dianggap isapan jempol belaka sehingga wajar bila ada yang berpendapat bahwa isu tersebut dihembuskan untuk sekedar menarik perhatian dan simpati.

"Pendapat seperti itu tidak akan baik bagi pemerintah, Badan Intelijen Negara, dan TNI. Isu keamanan tidak semestinya dipolitisasi untuk kepentingan seperti itu," pungkasnya.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
763 reads
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah [2[:82)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...