Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Demokrat Imbau Rakyat Jalankan Unjuk Rasa Secara Damai

Kamis, 21 Maret 2013, 20:30 WIB
Komentar : 0
Sekjen Partai Demokrat, Edhie baskoro Yudhoyono alias Ibas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Demokrat mengimbau elemen masyarakat yang berencana melakukan aksi unjuk rasa dalam jumlah besar pada 25 Maret mendatang agar melaksanakannya secara tertib, damai, dan menjunjung tinggi penegakan hukum.

"Kami menghargai kebebasan berdemokrasi dalam menyampaikan aspirasi, tapi hendaknya aspirasi tersebut disampaikan secara konstruktif untuk membangun Indonesia," kata Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), pada jumpa pers di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Kamis (21/3).

Pada kesempatan tersebut hadir elite Partai Demokrat antara lain, Wakil Ketua Umum Max Sopacua dan Johny Allen Marbun, serta Bandhara Umum Sartono Utomo. Menurut dia, jika aksi unjuk rasa dalam jumlah besar itu dilakukan tujuannya untuk melakukan kudeta, hal itu merupakan tindakan inkonstitusional yang mengingkari pemerintah. "Tidak ada alasan untuk melakukan kudeta," katanya.

Ibas menjelaskan, pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjalan stabil, kondisi politik dan keamanan juga kondusif, sehingga aksi unjuk rasa tersebut tidak tepat. Ia menambahkan, pemerintah banyak menjalankan program prorakyat serta perekonomian Indonesia juga terus tumbuh.

"Daripada melakukan unjuk rasa lebih baik bekerja untuk membangun bangsa dan negara melalui bidang masing-masing," katanya. Pada kesempatan tersebut, Ibas juga mengajak elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun bangsa. Pembangunan yang konstruktif, menurut dia, bisa dilakukan melalui pemilu 2014 untuk memilih calon pemimpin yang amanah.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
697 reads
Apabila Allah memberikan kenikmatan kepada seseorang hendaknya dia pergunakan pertama kali untuk dirinya dan keluarganya.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Partai Demokrat Tolak Kudeta

Anas Diundang Hadiri KLB Demokrat

Ini Syarat Jadi Ketum Partai Demokrat