Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ini Syarat Jadi Ketum Partai Demokrat

Kamis, 21 Maret 2013, 19:48 WIB
Komentar : 0
Dok Republika
Lambang Partai Demokrat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua, sedikit membocorkan syarat utama menjadi Ketua Umum Partai Demokrat. 

Max yang juga menjabat sebagai anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat menegaskan syarat utama menjadi calon Ketua Umum Partai Demokrat adalah kader Demokrat yang pernah menjadi pengurus partai minimal satu periode.

Syarat itu, menurut Max memang belum diresmikan, tetapi merupakan usulan majelis tinggi yang akan dibahas pada rapat steering committe (SC) dan organizing committee (OC) kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat.  

"Kader yang penting, baru sehari jadi anggota bukan kader namanya. Minimal lima tahun jadi pengurus," kata Max ketika dijumpai di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Kramat Raya Jakarta, Kamis (21/3).

Selain pernah menjadi pengurus, usulan resmi majeli tinggi lainnya menurut Max adalah ketum terpilih nantinya tidak boleh mengusulkan diri, atau diusung menjadi calon presiden atau wakil presiden. 

"Itu sudah resmi dari kami (Majelis Tinggi). Menteri bisa saja, tapi bukan menteri yang ujuk-ujuk jadi kader," ujar Max.

Sementara untuk persyaratan mengenai rangkap jabatan, ditegaskan Max, syarat itu sudah dianulir oleh majelis tinggi. Ketum Demokrat nantinya, diperbolehkan memiliki jabatan rangkap, asalkan kontribusi dan tanggung jawabnya bagi Partai Demokrat tidak terabaikan. 

Karena, tugas dan beban ketum terpilih adalah mengembalikan posisi Demokrat pada kondisi stabil, dan meraih kesuksesan pada pemilu 2014.

 

Reporter : Ira Sasmita
Redaktur : Citra Listya Rini
1.004 reads
Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafaat dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong. (QS.Al-Baqarah [2]:48)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Adnan Buyung: Saya Usul Pemilu Dipercepat

Tidak Ada 'Grand Design' dari SBY Buat Caketum Demokrat